Kehidupan
adalah anugerah utama Illahi. Anugerah kehidupan memberi gambaran
kebesaranNya buat kita manusia, yang wajib kita syukuri dan hargai.
Internet adalah kemudahan buat umat manusia. Justeru itu,
manafaatkan ia untuk kesejahteraan diri kita dan umat sejagat.
Sentiasalah kita beringat, apa yang kita lakukan, akan dipertanggung
jawabkan pada kemudian hari.
Gunakan sebaik-baiknya kurnia Allah swt kepada kita. Halalkan
kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yang bakal membawa
kecemerlangan diri kita dunia dan akhirat. Kita hidup hanya sekali.
Sekali 'pergi' tak kan kembali. Buat baik berpada-pada, dan buat
jahat JANGAN sekali-kali. Kewujudan website penulisan2u dengan blog
sebagai wadah untuk meningkatkan nilai diri. Bermatlamatkan
penyatuan ummah dengan ciri-ciri kemurnian budi dan budaya. Walaupun,
dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan
akhlak dan jati diri insani.
Aku menunggu di ruang tamu. Perasaanku sangat cemas dengan kelahiran anakku yang pertama. Sejak delapan tahun lalu kami berumah tangga dan baru kali ini Tuhan mengaruniai seorang bayi di perut istriku. Terus terang saja aku sangat berharap dan merasa cemas. Apalagi saat istriku berharap ingin memiliki seorang bayi dari rahimnya. Kebahagiaan itu kami rasakan bersama. Aku kembali mondar-mandir di ruang tamu dengan keringat bercucuran . Beberapa kali aku mencoba menenangkan pikiranku dengan menghabiskan beberapa puntung rokok dari sakuku. Tapi pikiranku tetap saja kalud. Aku takut terjadi apa-apa dengan istri dan anakku. Istriku merintih lagi saat si jabang bayi di rahimnya bertahan tidak mau keluar. Hal itu membuatku semakin panik. Apakah sesulit itu seorang ibu melahirkan bayinya? Seorang dukun beranak terlihat tergopoh-gopoh keluar dari kamar. Aku menghadangnya dengan wajah panik. "Bagaimana, mbok?" tanyaku ingin tahu. "Sabar ya, bayimu belum keluar. Tolong ambilkan air hangat di baskom." ujarnya menyuruhku. Buru-buru aku ke dapur dan mencari tampian besar dan mengisinya dengan air hangat. Setelah itu aku membawanya ke kamar dan memberikan pada si dukun bayi. Aku kembali duduk di kursi dan berharap cemas. Mengapa bayiku belum juga keluar dari rahim istriku. Apakah ada yang salah dengan kandungan istriku? Atau perkawinan kami dulu? Aku merenung sejenak, berusaha mengingat kembali perkawinan kami beberapa tahun lalu. Apakah ada yang mengganjal atau menyalahi tradisi perkawinan, atau ada sesuatu hal yang menghambat persalinan istriku. Dulu perkawinan kami biasa-biasa saja. Tidak ada yang ganjil dan aneh. Dirayakan dengan sederhana dan tidak terlalu mewah. Itu juga kehendak istriku. Ia tahu keadaanku waktu itu. Aku hanya seorang buruh bangunan dengan gaji pas-pasan. Orangtuaku juga miskin. Kami tidak memiliki apa-apa selain sepetak tanah yang berdiri sebuah bangunan setengah beton sebagai tempat naungan kami. Dua tahun setelah perkawinan kami, aku diterima bekerja pada sebuah perusahaan di kotaku. Aku bahagia sekali waktu itu. Dan karirku melonjak begitu cepat. Tentu saja gajiku juga naik, dan kami bisa membeli rumah sendiri tanpa harus mengontrak rumah orang lain. Rasanya perkawinan kami telah sempurnah. Hanya saja kami belum mendapatkan momongan. Dan istriku selalu berusaha dengan berobat ke dokter, supranatural dan jalan lain untuk mendapatkan seorang bayi. Sepertinya tidak ada yang salah dengan perkawinan kami. Perkawinan itu berjalan wajar-wajar saja. Dihadiri seorang ustazd, wali dan tuan kadi. Dengan disaksikan beberapa saudara kami dari kedua belah pihak. Aku juga sudah memberi mahar sebagai akad nikah dan pinangan. Walaupun tidak seberapa, tapi sudah cukup untuk memenuhi syarat perkawinan. Jabatanku terus saja melonjak. Aku bahkan bingung dengan semua itu. Apakah mereka menilaiku dengan prestasi kerjaku yang baik. Dan aku selalu mendapat rezeki yang berlimpah. Aku sangat mudah mendapatkan apa saja yang aku inginkan. Rumah, mobil dan perlengkapan lain. Saat ini aku tengah dipromosikan sebagai Direktru utama pada sebuah perusahaan. Aku kembali bahagia. Dan kebahagiaanku kuberikan kepada istriku. Dahiku berkerut. Kembali rasa cemas itu menghantui benakku. Erangan istriku dari balik kamar membuat jantungku berdegub kencang tidak menentu. Aku sangat khawatir dengan keadaan istriku. Apakah tidak ada jalan lain untuk mengeluarkan bayiku dari rahim istriku? "Kita ke rumah sakit saja, mbok. Lebih baik tim dokter yang menangani persalinan ini. Saya tidak mau terjadi apa-apa dengan anak dan istri saya." ujarku ke si mbok. Seorang dukun bayi yang sudah puluhan bahkan ratusan bayi yang diselamatkannya. Ia juga sudah berpengalaman lebih dari dua puluh tahun. "Tidak usah. Saya masih sanggup menanganinya." ucap si dukun bayi mantap. "Tapi, mbok…" "Sudah! Kamu tunggu saja di ruang tamu!" Aku mendesah berat. Sebenarnya aku juga tidak mau persalinan istriku ditangani seorang dukun beranak yang tidak memiliki peralatan medis kalau terjadi apa-apa dengan ibunya. Tapi ini semua kehendak istriku. Aku tidak bisa mencegahnya. Sudah hampir malam, tapi bayiku belum juga mau keluar. Apa sebenarnya yang terjadi dengan bayiku? Senaif itukah ia kepada istriku hingga harus menahan sakit yang berkepanjangan. Aku menemui istriku di kamar. Wajahnya kelihatan pucat dengan keringat dingin yang mengucur deras dari keningnya. Tangannya meremas-remas kain sprei dengan erat. Ia menahan rasa sakit yang sangat luar biasa. Kakinya mengenjang beberapa kali. Mulutnya selalu mengerang kesakitan dengan nafas tersengal. "Hhh…sakiiit..bang. Uuhgg…." keluh istriku saat aku menggenggam jemari tangannya. "Sabar ya, Mar. Kamu harus kuat." kataku menghibur. Aku prihatin melihat istriku. "Aku sudah tidak tahan, Bang. Aku tidak sanggup, bayi kita tidak mau keluar." selahnya dengan suara parau. Aku menelan ludah dengan getir. Menatap wajah istriku yang berubah pias. Menahan sakit yang luar biasa. Kasihan istriku. "Kita ke rumah sakit saja ya, Mar." ujarku kemudian. "Tidak usah, Bang. Aku mau disini saja..." "Tapi, Mar, kandunganmu sudah lebih sepuluh bulan. Aku tidak mau terjadi apa-apa dengan kamu dan anak kita." Istriku kembali menolak usulku agar ia segera dioperasi saja. Aku tidak sanggup melihat istriku yang terus kesakitan. Aku kembali merenung tentang perkawinan kami beberapa tahun yang lalu. Tapi sepertinya tidak ada yang salah. Kehidupan kami wajar-wajar saja, berjalan apa adanya. Dari rejeki dan kehidupan lain. Aku mencoba mengingat kembali kesalahan-kesalahan yang pernah kami lakukan. Baik aku atau istriku. Tapi tetap saja aku tidak menemukan keganjilan pada perkawinan kami. Aku memanggil seorang kiayi dari desa seberang, untuk melihat keadaan istriku yang tidak wajar. Aku ingin pak kiayi melihat dengan ilmu supranautal yang dimilikinya. Siapa tahu saja ada orang-orang syirik dan dengkih dengan keberadaan kami. Aku mempersilahkan pak kiayi duduk di ruang tamu. Lalu aku menceritakan tentang keadaan istriku yang sampai saat ini masih menahan sakit di rahimnya. Pak kiayi hanya mengangguk dan tersenyum tipis. Tapi dari bibirnya selalu keluar dzikir-dzikir suci dengan tasbi di tangan kanannya. Setelah membaca beberapa selawat nabi dan ayat-ayat suci, sang kiayi menyapukan air putih ke wajah istriku. Kemudian menyeka air itu di perut istriku sambil terus berdzikir. Beberapa saat kemudian istriku menggeliat dan mengenjang. Ia menggelepar seperti kepanasan. Aku terperangah tidak percaya. Kami tercengang kaget. Dari rahim istriku keluar benda bulat seperti telur raksasa. Telur itu perlahan-lahan retak dan pecah. Dari cangkang telur itu keluar seorang bayi mungil. Tapi aku semakin kaget melihat bayiku yang sangat ganjil. Ia berwujud bayi tapi berekor ular dan bersisik di beberapa bagian tubuhnya. Aku menarik nafas dengan berat. Tidak percaya apa yang aku lihat barusan. Aku yakin itu bukan bayiku. Aku tidak memiliki bayi seekor ular. "Marni…" pekikku tidak percaya. Aku melihat wajah istriku yang masih berkeringat dan pucat. Memelas beberapa kali. Tapi sudah merasa legah dengan keluarnya bayi dari rahimnya. "Kenapa dengan bayi kita, Mar?" tanyaku heran. Istriku tidak bisa menjawab. Ia hanya menangis sesenggukan. "Maafkan aku, Bang…" selahnya sendu. "Aku telah melakukan ritual itu tanpa sepentahuanmu." "Apaa!!!" seruhku kaget. Deg!!! Hampir saja jantung copot mendengar penuturan istriku. Aku terperangah sambil menatap wajah istriku dengan lekat. Ternyata ia melakukan ritual pesugihan itu untuk mendongkrak jabatanku dan harta kekayaan kami. Serta ia yang menginginkan seorang bayi di rahimnya. Ternyata istriku selingkuh dengan raja ular siluman dari Gunung Kawi. Sungguh aku tidak menerima semua itu. Aku tidak menerima harta yang kudapat dengan tidak wajar. Dan aku tidak menerima putraku yang separuh manusia dan separuh siluman ular. Istriku telah merahasiakan perkawinannya dengan siluman ular!!
hahaha.. ntah ape2 ntah... mcm cite indonesia jee.. ciplak niehh..
Catat Ulasan
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan
"Dia
hidup bukan kerana cinta. Dia hidup kerana
kehadiran Prince Charming yang menyelamatkannya.
Semuanya gara-gara dia mengoyak Carta Prince
Charming—carta misteri yang tiada sesiapa tahu
dari mana datangnya. Yang pasti, memang dia
langsung tidak percaya dengan sumpahan yang
dikatakan berkaitan dengan Carta Prince
Charming.
"Sumpahan puteri? Kau ingat ini cerita dongeng
ke? Puteri apa yang nak sumpah aku ni? Puteri
bunian? Puteri lindungan bulan?”
Desakan daripada Sofea membawanya ke Kelab Bola
Sepak. Di situlah Prince Charming berkumpul.
Tetapi hanya seorang sahaja Prince Charming yang
dicari-carinya. Namun, untuk mencari Prince
Charming bukanlah mudah, namun dia yakin, antara
mereka, pasti salah seorang adalah penyelamatnya.
Orang tu pun satu! Dah selamatkan nyawa orang,
tak reti-reti ke nak munculkan diri? Bukan ke
lagi senang kalau datang berdiri depan aku dan
cakap, Sayalah yang selamatkan awak daripada
kena langgar semalam. Finish! Tak adalah nak
panjangkan cerita sampai beratus muka surat
semata-mata nak cari Prince Charming!
Tajuk:
Prince Charming
Penulis: Ratu Bulan
Terbitan: Fajar Pakeer
Harga:
RM19.90
Ulasan:
NOVEL
HANGAT DIPASARAN
Pertemuan
pertama memberi impak yang berbeza kepada dua insan. Maria
malu mengenang, sedang Hisyam mahu mendekat. Maria semakin
resah apabila Hisyam terus-terusan mendesak. Dalam benci
ada rindu. Bijak Hisyam memujuk, mereka akhirnya disatukan.
Salina hadir menjadi duri dalam daging. Bagi Hisyam, gadis
itu ialah sahabatnya yang terbaik. Insan paling dipercayai.
Namun, dalam diam, Salina meracuni hubungan mereka. Salina
ada agenda yang tersendiri.
Semakin hari, semakin nipis rasa percaya Maria terhadap
Hisyam. Namun, dia tidak mungkin menghindar rasa kasih
yang sudah menebal. Demi menunaikan permintaan Maria,
Hisyam tega melamar Salina walau ada luka di hati.
Sanggupkah Hisyam menduakan Maria yang pernah dicintai
sepenuh hati? Dan, Maria, mampukah membiarkan suami
tersayang jatuh ke tangan Salina? Atau, Mariakah orang
ketiga yang tidak lagi diperlukan kehadirannya oleh Hisyam?
Penulisan2u
sedang
berkerjasama dengan Penerbit Novel bagi memberi peluang kepada penulis-penulis berbakat dan karya yang menarik.
Antara novel yang sudah di terbitkan
2 Pengulas paling AKTIF dengan memberi komen yang ikhlas dan
membina, pada setiap karya cerpen / novel di penulisan2u akan
menerima hadiah sebuah NOVEL.
•
Creative Enterprise Sdn. Bhd., sedang mencari manuskrip kanak-kanak atau remaja. Ini kerana pihak kami ingin memperluaskan dan memperbanyakkan bahan bacaan untuk kanak-kanak dan remaja. Di samping itu kami juga ingin memupuk minat membaca dalam kalangan kanak-kanak dan remaja.
( klik disini
)
•Karyaseni Enterprise ingin memaklumankan
kepada anda yang berminat untuk menghantar manuskrip
anda kepada KS untuk penilaian, sila email kan
sinopsis dan tiga bab awal ke alamat email berikut:
Manuskrip@karyaseni.my
•KarnaDya Solutions Sdn
Bhd. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
hantarkan karya anda. Sebelum anda menghantarkan
manuskrip anda, sila hantarkan butiran berikut terlebih
dahulu melalui emel/pos. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•NB Kara Sdn Bhd dengan berbesar hati
menjemput mana-mana penulis yang merasakan diri mereka
layak menjadi penulis yang versatil, menghantar
manuskrip mereka kepada NB Kara Sdn Bhd. Tulisan anda
terlebih dahulu akan dinilai oleh penulis prolifik
Norhayati Berahim dan juga beberapa panel editor sebelum
diluluskan untuk terbitan.
(
klik disini )
•Jemari Seni Publishing. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
Untuk tujuan pengiriman manuskrip, JEMARI SENI telah
menggariskan panduan kepada penulis-penulisnya. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•
Alaf 21 Sdn Bhd. Tahun 2008 bakal menjanjikan sinar
kecemerlangan seandainya karya anda terpilih untuk
diterbitkan oleh Alaf 21, penerbit novel tersohor di
Malaysia.
Jika
anda mempunyai salah satu manuskrip tersebut, kami ingin
menatap dan menilainya. Sekiranya sesuai, pihak kami
ingin menerbitkannya di bawah jenama ALAF21.
( klik disini)
•
tip kehidupan, zodiak, horoskop, petua, tip, puisi,
pantun, sajak, dan pelbagai artikel menarik layari di
http://istimewa2u.blogspot.com
•
Blog Berkaitan agama, topik-topik tazkirah, audio, video
ceramah, mendengar 114 surah Al-quran secara online,
radio-radio dakwah, layari di
http://dakwah2u.blogspot.com
•
Blog Media, Tv streaming online, radio streaming online,
surat khabar, rakaman drama, radio era, hot.fm, tv1,
tv2,tv3 dan lain-lain. layari di
http://mymedia2u.blogspot.com
•
Blog Koleksi cerita lawak, lucu, kelakar dan video lawak,
lucu dan kelakar. layari di laman
http://kelakar2u.blogspot.com
•
Laman web
syarikat penerbit novel Creative
Enterprise Sdn Bhd (CESB). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.cesb.net.my
•
Laman web
syarikat penerbit
Kaki Novel
Enterprise. Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.kakinovel.com
•
Laman web
syarikat penerbit NB kara Sdn Bhd.
Dimiliki oleh penulis terkenal Norhayati Berahim, Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.nbkara.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit Buku Prima Sdn Bhd.
Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.bukuprima.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit novel
jemari Seni Publishing (JS Publishing). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.jemariseni.com
•
Laman web syarikat penerbit novel Alaf21 Sdn Bhd
(alaf21). Untuk melihat novel-novel terbaru dari Alaf21
layari di
http://www.alaf21.com.my
•
Laman web syarikat penerbit novel Fajar Pakeer Sdn Bhd). Untuk melihat novel-novel terbaru layari di
laman
http://www.fajarnovels.com.my
Kata Kunci
koleksi novel, koleksi novel
cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik,
novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen
cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru,
teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen
melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram,
cerita, cerita cinta, cerita pendek, cerita melayu, cerita online
Malaysia Group
Blog
Koleksi
Cerpen & Novel proudly powered by Blogger. Best display view 1024x768.
Google Inc
Koleksi Cerpen
& Novel dari Malaysia, Indonesia, Singapore & Brunei
x best langsung...bagi aq laaa.....
boring gilerzzzzz.....