Kehidupan
adalah anugerah utama Illahi. Anugerah kehidupan memberi gambaran
kebesaranNya buat kita manusia, yang wajib kita syukuri dan hargai.
Internet adalah kemudahan buat umat manusia. Justeru itu,
manafaatkan ia untuk kesejahteraan diri kita dan umat sejagat.
Sentiasalah kita beringat, apa yang kita lakukan, akan dipertanggung
jawabkan pada kemudian hari.
Gunakan sebaik-baiknya kurnia Allah swt kepada kita. Halalkan
kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yang bakal membawa
kecemerlangan diri kita dunia dan akhirat. Kita hidup hanya sekali.
Sekali 'pergi' tak kan kembali. Buat baik berpada-pada, dan buat
jahat JANGAN sekali-kali. Kewujudan website penulisan2u dengan blog
sebagai wadah untuk meningkatkan nilai diri. Bermatlamatkan
penyatuan ummah dengan ciri-ciri kemurnian budi dan budaya. Walaupun,
dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan
akhlak dan jati diri insani.
Aku kembali terpaku di sebuah dermaga tua. Aku masih ingin mengarungi langkah-langkahku dengan penuh bunga-bunga cinta. Mengingat usiaku yang semakin senja dan hidup menjanda dengan dua orang anak yang kini sudah remaja. Lembayung memancarkan kilau merah saga di belahan barat daya. Aku teringat lagi akan tawa candamu yang benar-benar khas di telingaku. Kau membuatku mabuk darat hingga aku ingin muntah di pelukanmu. Aku rindu akan sosokmu, Kekasihku. Aku ingin bercumbu denganmu, seperti waktu aku masih bersamamu. Tapi kini kau tidak lagi milikku. Kau milik perempuan lain.
Apakah kau ingat pangeran kecilku? Harry Potter, cowok kecil yang selalu merasa dirinya sehebat Harry Potter dalam novel J.K.Rowling yang selalu saja diputar lewat kotak kecil dan menampilkan atraksi-atraksi mengagumkan. Dia sangat membanggakan sosokmu, sosok seorang ayah yang perkasa seperti Hercules. Mereka semua haus akan sosok seorang ayah sepertimu, Kekasihku. Kecuali kau datang dengan perahu cinta dan membawaku mengarungi beberapa samudra di muka dunia. Dulu aku sangat mengagungkan cinta. Cinta? Kekasihku, jujur saja, aku tidak sepenuhnya lagi percaya pada cinta semenjak pernikahanku hancur-lebur dalam hitungan dua tahun saja. Pernikahan yang memang tak kupersiapkan dengan cinta selayaknya, kecuali kuingin suamiku dulu mau membiayai kuliahku yang mengambil jurusan tanpa restu kedua orang tuaku. Ya, mantan suamiku dulu anak orang kaya, namun ternyata tak bisa apa-apa. Waktu itu usianya baru 19 tahun, terbiasa manja. Sedangkan umurku waktu itu sudah 22 tahun. Kalau toh pernikahan itu kemudian membuahkan seorang anak, cinta sejati tidak jua hadir di tengah-tengah kami. Bahtera kami akhirnya karam. Kuliahku terlanjur kandas. Cita-cita menjadi sarjana sastra pun terkubur dalam. Aku memilih pergi ke luar negeri untuk menyambung kehidupanku dan anak-anaku. Kutinggalkan anakku di rumah ibuku. Kutinggalkan taman anggrek kami. Kutinggalkan sawah ayahku yang cuma enam petak. Kutinggalkan koor katak-katak. Kini terhitung sudah tiga belas tahun aku di Negeri jiran Malaysia. Baru dua kali aku mudik. Belum lama ini kuterima kabar, istri mantan suamiku telah melahirkan anak mereka. Terserahlah. Toh kini aku sudah menemukan laki-laki yang mungkin setia. Tapi, masihkah ada cinta sejati di dunia maya semacam itu, Kekasihku? Apakah asmara maya terakhirku ini denganmu layak kupercaya kesetiaanmu, Kekasihku? Engkau tampan dan pintar, Kekasihku. Usiamu belum sampai dua lima. Pasti banyak gadis yang terpikat olehmu. Apakah kesetiaanmu bisa kuandalkan dan menjamin kesembuhan luka lara lamaku yang menanahi hari-hariku akhir-akhir ini? Bagaimana pula dengan laki-laki lainnya yang belum lama ini begitu nekat hendak melamarku ke rumah orangtuaku, termasuk seorang laki-laki berusia enam puluh tahun dan masih beristri? Dan kesetiaan. Masihkah ada pada saat layar kaca dijejali oleh pemandangan para perempuan serba molek, serba binal, dan pertempuran birahi yang berapi-api? Apakah laki-laki masih berpegang pada kesetiaannya, meski kekasih atau istrinya sudah tak lagi jelita, apalagi aku, janda beranak dua serta wajahku tak cantik dan tak sesegar bunga baru mekar nan cerah-ceria. Kakek-kakek saja masih suka menggoda perempuan muda dengan bahasa gula dan janji madu, bagaimana dengan engkau, Kekasihku, yang masih segar-bugar? Aku memang egois; menuntut kesetiaanmu, sedangkan aku masih mengais-ngais perhatian dari laki-laki lainnya di belakangmu. Tapi, walau lebih muda, engkau bisa mengerti kondisi jiwaku. Sekian tahun menjanda, sebatang kara di perantauan, dan malam-malam tertentu sepi hasratku dicekik oleh cekikikan kedua majikanku di kamar intim mereka. Bukankah lumrah bila aku pun menginginkan suara cekikikan semacam itu, Kekasihku? Bukankah aku pernah merasakan hangatnya sentuhan jemari dan asinnya tetesan keringat laki-laki? Wajar, kan, kalau kini aku merindukan itu? Ingin kudapatkan itu lagi. Aku belum berani lagi mengambil resiko, meski kusadari usiaku semakin rawan. Orangtuaku bertambah renta. Ayahku berumur lebih tujuh puluh tahun, daya dengarnya kian menurun. Ibuku sudah kewalahan membagi perhatian, apalagi mengawasi anakku yang kini sudah masuk sekolah. Tapi, kapan aku akan menikah lagi? Kapan aku akan menetap di udik bersama keluarga baru dan anakku itu? Jika gagal dan gagal lagi? Sejujurnya kuakui, aku malu jadi janda di udik. Berkeluarga di usia muda dan muda pula usia pernikahanku. Apa pula kata tetanggaku kelak? Apalagi kalau tiba-tiba aku bertemu dengan mantan suamiku dan keluarga barunya. Lantas, apakah aku harus memaksamu untuk menikahiku dalam waktu dekat? Sudikah engkau menjadi ayah untuk seorang remaja? Ah, engkau masih harus menyelesaikan skripsimu, Kekasihku. Belum lagi bagaimana tanggapan orangtuamu, keluargamu, kawan-kawanmu. Aaaah? Memang salahku dulu. Berjumpa dirimu di internet, aku langsung tertarik, kudekati terus, dan kutelpon engkau setiap hari hingga pernah tiga kali sehari demi kelegaan hasrat sepiku. Lalu kita terlibat asmara membara. Engkau kian mencintaiku. Begitu katamu, dan sering begitu di saat kita mulai mendesah-desah.
Tapi, sekali lagi, apakah engkau itu sudi kuajak menikah dalam waktu dekat ini? Aaah? Aku tak berani bertaruh dengan angan. Kenyataan tidak segampang bicara via telpon. Apalagi kau bilang, tunggu gelar sarjana berhasil kau raih. Atau aku menikah dengan laki-laki lain saja? Dengan yang sudah beristri tapi tidak peduli keluarganya? Atau, yang kini menduda setelah menceraikan istri keduanya dan meninggalkan bayi yang belum genap satu bulan? Bukankah mereka jelas berpengalaman dalam banyak hal jika dibandingkan denganmu? Tapi bagaimana dengan kesetiaan mereka? Lagi-lagi kesetiaan, sebuah penghormatan terhadap kesakralan akad pernikahan? Terus kupandangi perahu-perahu dan siluetnya bersandar di dermaga. Perahu-perahu di dermaga sana digoyang-goyang gelombang kecil. Tak jarang aku merasa diriku seperti dermaga itu, Kekasihku. Kapal demi kapal singgah, bersandar. Satu per satu lainnya bertolak, meninggalkan dermaga. Datang dan pergi. Terus dan terus. Tiada yang sudi menetap dan merapat dengan dermaga itu. Setiap ada kapal yang singgah, bukan hanya bahagia serta semarak kurasa, tetapi juga perih, perih sekali. Tidak. Aku bukan dermaga itu, Kekasihku. Melainkan seorang perempuan yang berdiri di dermaga cinta dengan usia yang semakin senja. Aku sedang menunggu perahumu datang dan membawaku pergi dari kesunyian di pulau kehidupanku sendiri. Perahu jiwaku telah lama kutambatkan di dermaga itu. Perahuku makin lusuh dilupakan waktu. Waktu melaju tanpa mau tahu. Bianglala yang semula membalut tubuhnya, tak lagi cerah. Kini, sepanjang hari, sungguh-sungguh kunantikan sang waktu menggiring perahumu singgah semenjak kau nyalakan sinyal-sinyal jiwamu berlabuh di dermaga rindu, berjanji menjemputku. Sepanjang hari, sejak waktu itu, sejak kita bersepakat dalam cinta. Angin dini hari menggigilkan belantara beton berkaca. Kupeluk hangat diriku sambil pandanganku tak lepas dari lampu-lampu di sekitar dermaga. Kekasih, andai perahumu tak juga datang beserta selembar surat lamaran yang ditandatangani oleh orangtua kita, dan memang akhirnya harus kusadari bahwa kata-kata cintamu hanya halusinasi, mungkin harus kuterima ajakan naik perahu laki-laki lainnya yang betul-betul sudi segera membawaku berlayar, pulang, dan cinta kudapatkan pula. Sungguh, aku sudah tak tahan berlama-lama berlelah-lelah dalam kesetiaan penantian sepi ini, Kekasihku. Aku telah menanti dalam sepotong senja.
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan
"Dia
hidup bukan kerana cinta. Dia hidup kerana
kehadiran Prince Charming yang menyelamatkannya.
Semuanya gara-gara dia mengoyak Carta Prince
Charming—carta misteri yang tiada sesiapa tahu
dari mana datangnya. Yang pasti, memang dia
langsung tidak percaya dengan sumpahan yang
dikatakan berkaitan dengan Carta Prince
Charming.
"Sumpahan puteri? Kau ingat ini cerita dongeng
ke? Puteri apa yang nak sumpah aku ni? Puteri
bunian? Puteri lindungan bulan?”
Desakan daripada Sofea membawanya ke Kelab Bola
Sepak. Di situlah Prince Charming berkumpul.
Tetapi hanya seorang sahaja Prince Charming yang
dicari-carinya. Namun, untuk mencari Prince
Charming bukanlah mudah, namun dia yakin, antara
mereka, pasti salah seorang adalah penyelamatnya.
Orang tu pun satu! Dah selamatkan nyawa orang,
tak reti-reti ke nak munculkan diri? Bukan ke
lagi senang kalau datang berdiri depan aku dan
cakap, Sayalah yang selamatkan awak daripada
kena langgar semalam. Finish! Tak adalah nak
panjangkan cerita sampai beratus muka surat
semata-mata nak cari Prince Charming!
Tajuk:
Prince Charming
Penulis: Ratu Bulan
Terbitan: Fajar Pakeer
Harga:
RM19.90
Ulasan:
NOVEL
HANGAT DIPASARAN
Pertemuan
pertama memberi impak yang berbeza kepada dua insan. Maria
malu mengenang, sedang Hisyam mahu mendekat. Maria semakin
resah apabila Hisyam terus-terusan mendesak. Dalam benci
ada rindu. Bijak Hisyam memujuk, mereka akhirnya disatukan.
Salina hadir menjadi duri dalam daging. Bagi Hisyam, gadis
itu ialah sahabatnya yang terbaik. Insan paling dipercayai.
Namun, dalam diam, Salina meracuni hubungan mereka. Salina
ada agenda yang tersendiri.
Semakin hari, semakin nipis rasa percaya Maria terhadap
Hisyam. Namun, dia tidak mungkin menghindar rasa kasih
yang sudah menebal. Demi menunaikan permintaan Maria,
Hisyam tega melamar Salina walau ada luka di hati.
Sanggupkah Hisyam menduakan Maria yang pernah dicintai
sepenuh hati? Dan, Maria, mampukah membiarkan suami
tersayang jatuh ke tangan Salina? Atau, Mariakah orang
ketiga yang tidak lagi diperlukan kehadirannya oleh Hisyam?
Penulisan2u
sedang
berkerjasama dengan Penerbit Novel bagi memberi peluang kepada penulis-penulis berbakat dan karya yang menarik.
Antara novel yang sudah di terbitkan
2 Pengulas paling AKTIF dengan memberi komen yang ikhlas dan
membina, pada setiap karya cerpen / novel di penulisan2u akan
menerima hadiah sebuah NOVEL.
•
Creative Enterprise Sdn. Bhd., sedang mencari manuskrip kanak-kanak atau remaja. Ini kerana pihak kami ingin memperluaskan dan memperbanyakkan bahan bacaan untuk kanak-kanak dan remaja. Di samping itu kami juga ingin memupuk minat membaca dalam kalangan kanak-kanak dan remaja.
( klik disini
)
•Karyaseni Enterprise ingin memaklumankan
kepada anda yang berminat untuk menghantar manuskrip
anda kepada KS untuk penilaian, sila email kan
sinopsis dan tiga bab awal ke alamat email berikut:
Manuskrip@karyaseni.my
•KarnaDya Solutions Sdn
Bhd. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
hantarkan karya anda. Sebelum anda menghantarkan
manuskrip anda, sila hantarkan butiran berikut terlebih
dahulu melalui emel/pos. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•NB Kara Sdn Bhd dengan berbesar hati
menjemput mana-mana penulis yang merasakan diri mereka
layak menjadi penulis yang versatil, menghantar
manuskrip mereka kepada NB Kara Sdn Bhd. Tulisan anda
terlebih dahulu akan dinilai oleh penulis prolifik
Norhayati Berahim dan juga beberapa panel editor sebelum
diluluskan untuk terbitan.
(
klik disini )
•Jemari Seni Publishing. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
Untuk tujuan pengiriman manuskrip, JEMARI SENI telah
menggariskan panduan kepada penulis-penulisnya. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•
Alaf 21 Sdn Bhd. Tahun 2008 bakal menjanjikan sinar
kecemerlangan seandainya karya anda terpilih untuk
diterbitkan oleh Alaf 21, penerbit novel tersohor di
Malaysia.
Jika
anda mempunyai salah satu manuskrip tersebut, kami ingin
menatap dan menilainya. Sekiranya sesuai, pihak kami
ingin menerbitkannya di bawah jenama ALAF21.
( klik disini)
•
tip kehidupan, zodiak, horoskop, petua, tip, puisi,
pantun, sajak, dan pelbagai artikel menarik layari di
http://istimewa2u.blogspot.com
•
Blog Berkaitan agama, topik-topik tazkirah, audio, video
ceramah, mendengar 114 surah Al-quran secara online,
radio-radio dakwah, layari di
http://dakwah2u.blogspot.com
•
Blog Media, Tv streaming online, radio streaming online,
surat khabar, rakaman drama, radio era, hot.fm, tv1,
tv2,tv3 dan lain-lain. layari di
http://mymedia2u.blogspot.com
•
Blog Koleksi cerita lawak, lucu, kelakar dan video lawak,
lucu dan kelakar. layari di laman
http://kelakar2u.blogspot.com
•
Laman web
syarikat penerbit novel Creative
Enterprise Sdn Bhd (CESB). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.cesb.net.my
•
Laman web
syarikat penerbit
Kaki Novel
Enterprise. Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.kakinovel.com
•
Laman web
syarikat penerbit NB kara Sdn Bhd.
Dimiliki oleh penulis terkenal Norhayati Berahim, Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.nbkara.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit Buku Prima Sdn Bhd.
Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.bukuprima.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit novel
jemari Seni Publishing (JS Publishing). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.jemariseni.com
•
Laman web syarikat penerbit novel Alaf21 Sdn Bhd
(alaf21). Untuk melihat novel-novel terbaru dari Alaf21
layari di
http://www.alaf21.com.my
•
Laman web syarikat penerbit novel Fajar Pakeer Sdn Bhd). Untuk melihat novel-novel terbaru layari di
laman
http://www.fajarnovels.com.my
Kata Kunci
koleksi novel, koleksi novel
cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik,
novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen
cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru,
teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen
melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram,
cerita, cerita cinta, cerita pendek, cerita melayu, cerita online
Malaysia Group
Blog
Koleksi
Cerpen & Novel proudly powered by Blogger. Best display view 1024x768.
Google Inc
Koleksi Cerpen
& Novel dari Malaysia, Indonesia, Singapore & Brunei
Catat Ulasan
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan