Kehidupan
adalah anugerah utama Illahi. Anugerah kehidupan memberi gambaran
kebesaranNya buat kita manusia, yang wajib kita syukuri dan hargai.
Internet adalah kemudahan buat umat manusia. Justeru itu,
manafaatkan ia untuk kesejahteraan diri kita dan umat sejagat.
Sentiasalah kita beringat, apa yang kita lakukan, akan dipertanggung
jawabkan pada kemudian hari.
Gunakan sebaik-baiknya kurnia Allah swt kepada kita. Halalkan
kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yang bakal membawa
kecemerlangan diri kita dunia dan akhirat. Kita hidup hanya sekali.
Sekali 'pergi' tak kan kembali. Buat baik berpada-pada, dan buat
jahat JANGAN sekali-kali. Kewujudan website penulisan2u dengan blog
sebagai wadah untuk meningkatkan nilai diri. Bermatlamatkan
penyatuan ummah dengan ciri-ciri kemurnian budi dan budaya. Walaupun,
dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan
akhlak dan jati diri insani.
Pewasat mendarat pukul empat sore di Bandara Polonia Medan. May bergegas menghadang sebuah taxi yang bertengger di parkiran bandara. Beberapa saat kemudian May membuka pintu mobil dan masuk kedalam. Menjatuhkan pantatnya dengan empuk. May duduk termenung. Setelah lima tahun kepergiannya untuk melanjutkan studi di Jakarta kini ia kembali ke Medan. Banyak kenangan manis yang masih tersisah. Terlebih dengan seorang yang selama ini ia mimpikan. Orang itu adalah Teddy, sahabat May sejak kecil. Disaat mereka masih bersama di sebuah perumahan di bilangan Medan kota. Masa kanak-kanak yang sangat menyenangkan. Dan betapa kerinduan itu telah menggerogoti hatinya. Diam-diam dia juga mencintai Teddy. Sore itu May tiba di rumah. Rumah model bougenfil yang dibangun papanya masih berdiri koko dengan tembok bercat putih. Bunga-bungan kecil yang tumbuh di halaman masih subur, meski letaknya tidak sesuai dengan lima tahun lalu. Perkarangan rumahnya tertata rapid an bersih. Mama memang selalu membersihkannya. Sesaat May terkenang dengan papa tercinta. Matanya merebak basah. Kini papa telah tiada. Papa telah pergi dan takkan pernah kembali. May terisak, ada segelintir kenangan indah bersama papa. Kenangan yang tidak dapat dilupakannya. Beberapa tahun yang lalu papa dihantarkan ke tempat peristirahatan yang kekal dan abadi, menghadap Illahi. Sudah menjadi hukum alam dan dunia. Tak seorang pun yang dapat menghalanginya . Ada virus yang menggerogoti otak papa. Papa terserang kanker otak. Dan di ruang ICCU papa menghembuskan nafas yang terakhir kalinya. Rasa sesak di hati May kini mejadi belenggu yang hitam dan sebuah cobaan yang sangat berat. "Ya, Allah, aku sudah ikhlas. Walau papa adalah orang yang paling aku sayangi, namun dia adalah titipan Mu. Engkau lebih menyayanginya. Tempatkanlah ia di sisi-MU ya Allah… " Tutur May dalam hati. Beribu kali kata itu kuucap dalam kalbu namun beribu kali pula bayangan papa menggodanya. Perlahan May membuka pintu gerbang rumahnya. Kemudian menekan bell yang terletak di samping rumahnya. Bell itu masih seperti lima tahun yang lalu. Tak berapa lama seorang pembantu separuh baya pun membukakan pintu. Menyambut kedatangan May yang dianggap sangat mengejutkan. May hanya tersenyum memperhatikan si mbok yang sudah mulai keriput. Wanita tua itu sudah bekerja belasan tahun bersama keluarganya. Setelah berkangen-kangenan dan peluk-pelukan, May pun menghampiri kamarnya. Pelan ia membuka pintu kamarnya. Masih seperti lima tahun lalu. Bersih dan terawatt rapi. Mbok Darmi selalu membersihkannya. Di sana ia menemukan boneka barby kesayangannya. Boneka itu hadia dari Teddy saat mereka duduk di bangku esempe. Hhh..May teringat lagi dengan wajah Teddy. Wajah itu diam-diam mencuri hatinya. May menemukan sepucuk surat berwarna merah mudah yang terselip di buku diarynya. Surat itu sudah kelihatan buram. Sejak kepergian May meninggalkan kota Medan. Teddy mengembalikan buku diary May yang dipinjamnya. May Novita. Mungkin aku sangat merindukan mu. Aku pasti sangat kesepian, dan sendiri. Dan mungkin kepergianmu akan menambah luka di hatiku. Betapa aku sangat menyayangimu. Aku sangat mengaggumimu. Tahu kah kamu….Aku sangat mencintaimu. Teddy Hidayat. May mendekap surat itu sambil menerawang jauh. Benarkah Teddy mencintainya? May tersenyum sambil terus terlayang pada lamunan yang jauh. Hatinya berbunga-bunga. May membuka gorden merah mudah berbunga indah. Ia membuka sedikit jendela kamarnya. Dimana dulu ia sering mengintai Teddy dari pentalasi itu. Memperhatikan Teddy tak jemu-jemu. Dan kini ia ingin melihat sosok Teddy yang tumbuh dewasa. Mungkin Teddy begitu tampan dan berwibawa. Dengan bentuk tubuh yang porposional serta otot yang kuat. Belum lagi wajahnya yang sangat menggemaskan kaum hawa. Mmm….May tersenyum tipis. Kemudian senyuam itu berubah kecut. Rumah Teddy kelihatan sepi.’ Kemana Teddy?” bantinnya. "May…” sebuah suara menyapanya. Membuyarkan laumannya untuk sesaat. May berpaling dengan perlahan. Menoleh kea rah suara yang memanggilnya. "Mama…” selahnya sambil beringsut memeluk mama. "May kangen banget, ma.” ucapnya. "Kenpa nggak telpon mama dulu sih, biar dijemput.” "May mau buat kejutan, ma.” "Mm, dasar kamu. Yah, sudah, kamu mandi dulu. Mama tunggu di ruang tamu ya.” May mengangguk seraya melepaskan rengkuhannya. Kemudian meraih handuk di gantungan. Dan menuju kamar mandi.
--------------------------------------
Sudah dua hari May tidak menemukan sosok Teddy. Kemana gerangan sang pujaan hati? May kembali membuka jendela kamarnya, dan melihat rumah mewah milik keluarga Teddy. Memperhatikan balkon kamar Teddy yang seperti tidak terurus. Mendadak saja ia terkejut melihat sosok Teddy. Dan segera keluar dari kamarnya menuju balkon. Dengan antusias ia memanggil nama Teddy dari jauh. "Teddy…!!!” teriaknya. "Teddy!!! Ini aku, Ted!!” panggilnya lagi. Namun Teddy tidak bergeming barang sedikitpun. Acuh, cuek dan sombong. ‘Sombong banget sih…’ rutuk May kesal. Dari jauh May melihat seorang gadis menghampiri Teddy sambil membawakan segelas jus buah. Terlihat mesra seperti sepasang kekasih. May terlihat cemburu. Wajahnya berubah cemberut. ‘Siapa dia?’ tanya May dalam hati. ‘Ugh! Itu pasti pacarnya Teddy!’ sewot May seakan nggak menerima kenyataan. ‘Dasar buaya!’ May bergegas saja meraih ponsel di meja belajarnya. Kemudia menekan nomor telepon Teddy. Nyambung… "Halo..” sapa Teddy berat. Suara itu mengingatkan May pada sebuah kenangan manis yang pernah mereka rasakan. Tapi kini May berusaha untuk melupakannya. "Kamu egois, Ted. Kamu keterlaluan!!” suara Maya mendadak saja meninggi. Teddy yang tidak tahu menahu masalahnya mendadak saja menjadi heran. "Halo, ini siapa ya?” tanya Teddy lagi dengan suara berat. "Nggak usah basa-basi, Ted. Aku sangat kecewa padamu. Betapa hatiku sangat hancur mengharapkan dirimu. Tapi kau begitu mengacuhkanku! Kamu buaya, Ted. Aku benci melihatmu! Dan aku tidak ingin melihatmu lagi!” sergah May semakin ketus. Teddy yang di seberang sana mendengarkan makian itu dengan pilu. Berusaha mengingat kembali sebuah suara yang dulu sangat dikaguminya. "May…Kamu kah itu?” gumam Teddy dengan suara serak. Matanya mulai merebak. Berkaca-kaca dan menetes tanpa sengaja. "Hhm, ternyata ingatanmu masih tajam juga, Ted!” tukas May lagi. "May, maafkan aku. Aku tidak bermaksud….” "Sudahlah, Ted. Aku kecewa padamu! Nikmati saja hari-harimu. Mungkin kamu lebih baik begitu.” Hati Teddy seakan teriris pedih. Ia menelan air liurnya dengan pahit. "May, dengar dulu penjelasanku…” "Tidak perlu, Ted. Aku tidak butuh penjelasanmu. Sekian lama aku memendam rasa cintaku padamu, dan ternyata kamu sama saja seperti laki-laki lain. Kamu menghianati aku, Ted. Aku sudah cukup jelas melihatmu!!” suara Maya masih teidak bersahabat. "Jadi kamu sudah mengetahuinya?” tanya Teddy sendu. "Aku tahu semuanya, Ted!” ucap May sambil menutup ponselnya. "May…May…dengar dulu, May..” Tuuuuutttttt….. Teddy tertunduk sambil terpaku. Kini gadis pujaanya juga tidak menerima kehadirannya. Apalagi dunia yang begitu angkuhnya.
------------------------------------
May mengepak semua barang-barangnya. Kekecewaan dihatinya tak terobati. Mungkin lebih baik ia kembali ke Jakarta dan melupakan kota kelahirannya. Terlebih ia akan melupakan sosok Teddy yang sangat dikaguminya. "May…” sapa mama seraya masuk ke kamar May. May menoleh sejenak. "Apa kamu tidak terburu-buru meninggalkan kota kelahiranmu?” "May harus pergi, ma. May nggak mau tinggal di kota ini. Kota ini membuat May sakit hati, ma. Sakit hati…” "May…tenanglah. Mama tahu bagaimana perasaanmu.” "Mama tahu apa dengan perasaan May, ma. Hati May sudah hancur.” "May, mama tahu tetang permasalahan kamu. Tapi kamu jangan egois begitu, May.” "Egois? Mama bilang May egois?” May menghentikan kegiatannya. "Dia sudah melupakan May, ma. Dan kini dia sudah punya pilihan lain.” Mama menghela berat. "Teddy sudah tidak mencintai May lagi, ma. Teddy sudah punya kekasih.” "Dari mana kamu tahu?” "May lihat sendiri, ma. Dengan mata kepala May.” Mama terdiam. Memperhatikan wajah May yang sangat membenci sosok Teddy. Tapi apakah May tahu bagaimana perasaan Teddy terhadap dirinya? "Apakah kamu benar-benar mencintainya?” tanya mama serius. May masih terdiam. Dan beberapa saat kemudian mengangguk pelan. "May sangat mencintainya, ma…” ucap May sendu sambil meerngkuh tubuh mama. Terisak dengan berat. "Apakah kamu akan menerima Teddy apa adanya?” May melepaskan rengkuhannya. Menghapus airmatanya dengan tisu. "Maksud, mama?" "May, ketahuilah. Sejak kepergianmu, Teddy sangat merindukanmu. Teddy ingin sekali bertemu denganmu. Namun hal itu belum terwujud sampai kejadian naas itu menimpa keluarganya.” May terpaku memperhatikan wajah mama. "Sebuah truk besar menabrak mobil yang dikendarai papa Teddy dan keluarga hingga hancur. Papa dan mama Teddy tewas dalam kecelekaan itu. Dan Teddy…” Mama menelan air liurnya. Menghapus pelipis matanya yang mulai basah. "Kenapa dengan Teddy, ma?” tanya May menasaran. "Teddy lumpuh, buta dan pendengarannya berkurang.” "Lumpuh? Buta?” May seakan tidak percaya atas keterangan mama. "Apakah kamu masih mencintainya?” May menangis sejadi-jadinya. Mengapa hal itu harus terjadi pada Teddy. Orang yang sangat ia cintai. Mama beringsut sambil mengamit tangan May. Berjalan menemui Teddy di kediamannya. Sendiri dalam lamunan sepi. Teddy duduk di kursi roda. Pandangannya hampa, sehampa hatinya. May terpaku di ambang pintu. Melihat sosok Teddy yang tak berdaya. "Teddy…” pekik May dengan suara parau. "Maafkan aku…” Isak May menangis. Dengan perlahan May menghampiri kursi roda milik Teddy. Kemudian menggenggam erat jemari tangan Teddy. Menciumnya dengan penuh kasih. "Aku mencintaimu, Tedd…” gumam May sambil terus terisak. Teddy yang terduduk tidak dapat berkata apa-apa. Hanya airmata yang membanjiri pelupuk matanya. Betapa ia ingin melihat sosok May. Sosok yang dulu sangat dicintainya. Sebuah kenangan pahit kini tersimpan di telaga hatinya. May….
--------------------------------------------- By: Embar T Nugroho Penulis dari Indonesia
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan
"Dia
hidup bukan kerana cinta. Dia hidup kerana
kehadiran Prince Charming yang menyelamatkannya.
Semuanya gara-gara dia mengoyak Carta Prince
Charming—carta misteri yang tiada sesiapa tahu
dari mana datangnya. Yang pasti, memang dia
langsung tidak percaya dengan sumpahan yang
dikatakan berkaitan dengan Carta Prince
Charming.
"Sumpahan puteri? Kau ingat ini cerita dongeng
ke? Puteri apa yang nak sumpah aku ni? Puteri
bunian? Puteri lindungan bulan?”
Desakan daripada Sofea membawanya ke Kelab Bola
Sepak. Di situlah Prince Charming berkumpul.
Tetapi hanya seorang sahaja Prince Charming yang
dicari-carinya. Namun, untuk mencari Prince
Charming bukanlah mudah, namun dia yakin, antara
mereka, pasti salah seorang adalah penyelamatnya.
Orang tu pun satu! Dah selamatkan nyawa orang,
tak reti-reti ke nak munculkan diri? Bukan ke
lagi senang kalau datang berdiri depan aku dan
cakap, Sayalah yang selamatkan awak daripada
kena langgar semalam. Finish! Tak adalah nak
panjangkan cerita sampai beratus muka surat
semata-mata nak cari Prince Charming!
Tajuk:
Prince Charming
Penulis: Ratu Bulan
Terbitan: Fajar Pakeer
Harga:
RM19.90
Ulasan:
NOVEL
HANGAT DIPASARAN
Pertemuan
pertama memberi impak yang berbeza kepada dua insan. Maria
malu mengenang, sedang Hisyam mahu mendekat. Maria semakin
resah apabila Hisyam terus-terusan mendesak. Dalam benci
ada rindu. Bijak Hisyam memujuk, mereka akhirnya disatukan.
Salina hadir menjadi duri dalam daging. Bagi Hisyam, gadis
itu ialah sahabatnya yang terbaik. Insan paling dipercayai.
Namun, dalam diam, Salina meracuni hubungan mereka. Salina
ada agenda yang tersendiri.
Semakin hari, semakin nipis rasa percaya Maria terhadap
Hisyam. Namun, dia tidak mungkin menghindar rasa kasih
yang sudah menebal. Demi menunaikan permintaan Maria,
Hisyam tega melamar Salina walau ada luka di hati.
Sanggupkah Hisyam menduakan Maria yang pernah dicintai
sepenuh hati? Dan, Maria, mampukah membiarkan suami
tersayang jatuh ke tangan Salina? Atau, Mariakah orang
ketiga yang tidak lagi diperlukan kehadirannya oleh Hisyam?
Penulisan2u
sedang
berkerjasama dengan Penerbit Novel bagi memberi peluang kepada penulis-penulis berbakat dan karya yang menarik.
Antara novel yang sudah di terbitkan
2 Pengulas paling AKTIF dengan memberi komen yang ikhlas dan
membina, pada setiap karya cerpen / novel di penulisan2u akan
menerima hadiah sebuah NOVEL.
•
Creative Enterprise Sdn. Bhd., sedang mencari manuskrip kanak-kanak atau remaja. Ini kerana pihak kami ingin memperluaskan dan memperbanyakkan bahan bacaan untuk kanak-kanak dan remaja. Di samping itu kami juga ingin memupuk minat membaca dalam kalangan kanak-kanak dan remaja.
( klik disini
)
•Karyaseni Enterprise ingin memaklumankan
kepada anda yang berminat untuk menghantar manuskrip
anda kepada KS untuk penilaian, sila email kan
sinopsis dan tiga bab awal ke alamat email berikut:
Manuskrip@karyaseni.my
•KarnaDya Solutions Sdn
Bhd. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
hantarkan karya anda. Sebelum anda menghantarkan
manuskrip anda, sila hantarkan butiran berikut terlebih
dahulu melalui emel/pos. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•NB Kara Sdn Bhd dengan berbesar hati
menjemput mana-mana penulis yang merasakan diri mereka
layak menjadi penulis yang versatil, menghantar
manuskrip mereka kepada NB Kara Sdn Bhd. Tulisan anda
terlebih dahulu akan dinilai oleh penulis prolifik
Norhayati Berahim dan juga beberapa panel editor sebelum
diluluskan untuk terbitan.
(
klik disini )
•Jemari Seni Publishing. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
Untuk tujuan pengiriman manuskrip, JEMARI SENI telah
menggariskan panduan kepada penulis-penulisnya. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•
Alaf 21 Sdn Bhd. Tahun 2008 bakal menjanjikan sinar
kecemerlangan seandainya karya anda terpilih untuk
diterbitkan oleh Alaf 21, penerbit novel tersohor di
Malaysia.
Jika
anda mempunyai salah satu manuskrip tersebut, kami ingin
menatap dan menilainya. Sekiranya sesuai, pihak kami
ingin menerbitkannya di bawah jenama ALAF21.
( klik disini)
•
tip kehidupan, zodiak, horoskop, petua, tip, puisi,
pantun, sajak, dan pelbagai artikel menarik layari di
http://istimewa2u.blogspot.com
•
Blog Berkaitan agama, topik-topik tazkirah, audio, video
ceramah, mendengar 114 surah Al-quran secara online,
radio-radio dakwah, layari di
http://dakwah2u.blogspot.com
•
Blog Media, Tv streaming online, radio streaming online,
surat khabar, rakaman drama, radio era, hot.fm, tv1,
tv2,tv3 dan lain-lain. layari di
http://mymedia2u.blogspot.com
•
Blog Koleksi cerita lawak, lucu, kelakar dan video lawak,
lucu dan kelakar. layari di laman
http://kelakar2u.blogspot.com
•
Laman web
syarikat penerbit novel Creative
Enterprise Sdn Bhd (CESB). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.cesb.net.my
•
Laman web
syarikat penerbit
Kaki Novel
Enterprise. Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.kakinovel.com
•
Laman web
syarikat penerbit NB kara Sdn Bhd.
Dimiliki oleh penulis terkenal Norhayati Berahim, Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.nbkara.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit Buku Prima Sdn Bhd.
Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.bukuprima.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit novel
jemari Seni Publishing (JS Publishing). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.jemariseni.com
•
Laman web syarikat penerbit novel Alaf21 Sdn Bhd
(alaf21). Untuk melihat novel-novel terbaru dari Alaf21
layari di
http://www.alaf21.com.my
•
Laman web syarikat penerbit novel Fajar Pakeer Sdn Bhd). Untuk melihat novel-novel terbaru layari di
laman
http://www.fajarnovels.com.my
Kata Kunci
koleksi novel, koleksi novel
cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik,
novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen
cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru,
teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen
melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram,
cerita, cerita cinta, cerita pendek, cerita melayu, cerita online
Malaysia Group
Blog
Koleksi
Cerpen & Novel proudly powered by Blogger. Best display view 1024x768.
Google Inc
Koleksi Cerpen
& Novel dari Malaysia, Indonesia, Singapore & Brunei
Catat Ulasan
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan