Kehidupan
adalah anugerah utama Illahi. Anugerah kehidupan memberi gambaran
kebesaranNya buat kita manusia, yang wajib kita syukuri dan hargai.
Internet adalah kemudahan buat umat manusia. Justeru itu,
manafaatkan ia untuk kesejahteraan diri kita dan umat sejagat.
Sentiasalah kita beringat, apa yang kita lakukan, akan dipertanggung
jawabkan pada kemudian hari.
Gunakan sebaik-baiknya kurnia Allah swt kepada kita. Halalkan
kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yang bakal membawa
kecemerlangan diri kita dunia dan akhirat. Kita hidup hanya sekali.
Sekali 'pergi' tak kan kembali. Buat baik berpada-pada, dan buat
jahat JANGAN sekali-kali. Kewujudan website penulisan2u dengan blog
sebagai wadah untuk meningkatkan nilai diri. Bermatlamatkan
penyatuan ummah dengan ciri-ciri kemurnian budi dan budaya. Walaupun,
dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan
akhlak dan jati diri insani.
PROLOG Hidup ini penuh dengan misteri. Ada dunia lain yang tak tersentuh dengan akal sehat. Ia serupa angin, dapat dirasakan tetapi tak dapat dilihat. Sahabat, namaku Kristina. Aku mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang hobi avonturir dan tergabung dalam MAPALA – Mahasiswa Pencinta Alam di kampus. Aku akan menceritakan ihwal lara nan memistis yang pernah hadir dalam hidupku. Ketika seorang sahabatku hilang, dan tewas dalam sebuah petualangan yang masih menjadi misteri bagi kami.
-------------------------------
Puncak gunung Sibayak kelihatan berkabut. Pohon-pohon pinus masih basah karena air hujan sore tadi. Hawa dingin kembali menawarkan aroma segar. Burung-burung liar pun berkicau dan bernyanyi bersahutan. Beberapa mahasiswa pecinta alam tengah sibuk mendirikan tenda induk. Setelah beberapa jam mereka istirahat di lereng gunung. Pendakian kali ini sangat melelahkan mereka. Terlebih tebing dan terjal sudah banyak yang rapuh. Batu-batuan banyak yang runtuh serta semak belukar yang acap kali mengganggu perjalanan mereka.. Kabut tipis perlahan menyelimuti sebagian lereng gunung. Hawa dingin beberapa kali menyusup hingga ke tulang sumsum. Senja menapak dengan sinar matahari yang lembayung. Kabut tipis mendadak saja menebal dan menutupi sebagian perkemahan. Senja itu mendadak saja suasana menjadi mencekam. Tak ada lagi hewan pepagi yang berkicau. Kelelahan yang teramat memakan seluruh tenaga membuat mereka tertidur lebih awal. Dan hanya Kristina yang terpaku menatapi bara api yang mulai redup karena tetes air hujan yang perlahan mulai membasahi. Malam itu suasana menjadi sangat dingin. Kristina kelihatan cemas sambil sesekali memperhatikan hutan belantara. Sejak sore tadi ia tidak melihat Hans.
"Kamu lihat Hans, Ed?" Kristina bertanya dengan berat. Edy yang ditanyai menggeleng sambil terus memetik senar gitar sambil bersenandung. Sebagian mahasiswa tengah asyik menikmati puncak Gunung Sibayak. Beberapa diantara mereka bekumpul sambil menikmati secangkir kopi panas. Kristina segera berlalu dari tempat itu. Hatinya masih merasa cemas dengan tidak diketemukan sosok Hans. "Sis, aku khawatir, sejak tadi aku tidak melihat sosok Hans. Ke mana dia ya?" tanya Kristina pada Siska. "Aku juga tidak melihat Hans, Kris. Tapi sore tadi aku melihatnya sedang mencari kayu bakar...." Kristina menarik nafas dengan berat. Tak berapa lama, dari kejauhan Hans muncul dengan gerak yang amat lambat. Tatapannya kosong dan tajam. Wajahnya mendadak saja menjadi pucat dan dingin. Hans memang kelihatan aneh. "Kamu dari mana saja, Hans?" tanya Kristina begitu Hans menghampiri mereka. "Aku tidak kemana-mana, Kris. Aku di sini saja," sahut Hans datar dan kaku. Mendadak saja suaranya berubah berat dan parau. Kelakuan Hans pun semakin aneh. "Ya sudah, kalau begitu kamu istirahat saja dulu, Hans. Aku akan membuatkan kopi panas untukmu," ucap Kristina sambil berlalu. Siska beranjak dari duduknya dan mengikuti langkah Kristina. Hans diam saja dengan tatapan yang semakin kosong. "Hans kelihatan aneh, Kris," kata Siska di keheningan. Siska mendadak saja punya firasat lain tentang Hans. "Mungkin Hans kelelahan, Sis. Sejak tadi kita tidak melihat dia. Mungkin saja Hans berkeliling jauh di hutan ini untuk mencari kayu bakar." "Tapi aku melihat keanehan pada diri Hans, Kris. Wajahnya pucat, pucat sekali...." "Sudahlah, jangan berprasangka buruk terus. Hari sudah menjelang malam, lebih baik kita menyiapkan makan malam untuk rekan-rekan." "Tapi, Kris...." Kristina tidak menggubris perkataan Siska. Kemudian ia berlalu menemui Hans yang tengah duduk terpaku di atas batu. "Ini kopinya, Hans. Minumlah, agar tubuhmu menjadi hangat," ucap Kristina sambil meletakkan kopi panas di samping Hans. Dengan perlahan Hans menoleh ke arah Kristina sambil tersenyum kaku. Tidak seperti biasanya. Dulu senyum itu begitu manis dirasakan Kristina. Tapi kini.... "Sejak tadi aku tidak melihatmu, Hans. Kau kemana saja?" tanya Kristina di tengah keheningan yang mulai mencekam. Hans tidak menjawab. Ia hanya diam terpaku dengan tatapan yang tajam. "Sebaiknya kalian kembali saja ke kota," kata Hans datar dan parau. Kristina mendadak saja keheranan. "Kenapa harus kembali, Hans. Bukankah kita baru saja tiba di puncak ini?" "Sudahlah, hari sudah semakin gelap. Sebaiknya kau segera bergabung dengan rekan yang lain," desak Hans, aneh dengan perangainya yang seperti penuh dengan teka teki. Kristina menarik nafas sejenak. "Kamu tidak gabung, Hans?" tanyanya kemudian seraya beringsut. Hans menggeleng dengan kaku. "Aku di sini saja. Aku ingin menikmati kesendirianku." "Baiklah...," angguk Kristina sembari berlalu. Beberapa kali ia mengibaskan kotoran yang melekat di celana jeansnya. Kristina pun segera bergabung dengan rekan yang lain. Hans kembali terpaku dengan tatapan yang penuh dengan misteri. Wajahnya yang kelihatan aneh itu menatap sekilas teman-temannya yang tengah bergembira. Ada rasa sesak dan sedih di hatinya. Walau ia ingin bergabung dengan teman lainnya. Ia takut kalau temannya tidak menginginkan kehadirannya. *** Malam itu Kristina tidak bisa tidur. Ia masih diselubungi rasa penasaran firasat Siska sore tadi. Hans benar benar telah berubah. Wajahnya terlihat beku dan dingin. Kristina mengintai sekilas ke luar tenda. Ia memperhatikan sekeliling hutan-hutan yang kelihatan semakin angker. Mendadak saja bulu kuduknya merinding. Ia melihat sosok Hans duduk terpaku di bebatuan. Kristina terkejut. "Hans...?!" pekiknya tertahan. Kristina memberanikan diri memperhatikan gerak-gerik Hans. Bau wewangian tiba-tiba saja menyengat di hidungnya. Bau kemenyan serasa menyelimuti perkemahan. Bau darah segar yang amis dan memuakkan serasa memecahkan seluruh urat persendiannya. Hans beringsut dari duduknya dengan amat lambat. Kemudian ia menatap ke arah tenda induk dan regu lainnya. Tatapan itu diperhatikan oleh Kristina lewat celah daun tenda. Kristina terkejut. Kepala Hans tiba-tiba saja berubah hancur bersimbah darah! Darah itu meleleh terus menerus dari kepalanya hingga membanjiri seluruh tubuhnya. Kristina terkesiap dan ingin menjerit. Tapi malam itu ia tidak dapat berteriak sedikitpun. Ia hanya memperhatikan kejadian itu dengan kalut. Perlahan Hans beringsut bergerak lambat pergi meninggalkan perkemahan. Dan sosok tubuh Hans yang sudah hancur itu hilang di tengah hutan-hutan yang sangat menyeramkan! Kristina menangis terisak sambil mengguncang tubuh Siska. Ia menceritakan kejadian itu dengan berurai airmata. Kristina mengingat perkataan Siska sore tadi. Kalau memang ia ingin melihat sosok Hans yang sesungguhnya, maka lihatlah dengan pandangan terbalik. "Tidaaakk... aahh!" jerit Kristina dengan histeris. Tak berapa lama beberapa mahasiswa menghampiri tenda putri dimana Kristina menjerit. "Ada apa, Kris?" tanya Edy keheranan. Kristina mendadak saja menangis tersedu dan pilu. "Hans, Ed...," ujarnya terbata, menahan ruap tangis. "Kenapa dengan Hans?" Seorang mahasiswa menimpali. "Hans sudah meninggal, Ed. Hans sudah meninggal...," ujarnya lagi, lalu menumpahkan isak yang berusaha ditahannya tadi. "Apa?" Beberapa rekan mahasiswa terkejut dengan spontan. Mereka saling berpandangan sambil berpegangan satu sama lain. "Sebaiknya kita segera meninggalkan tempat ini, Ed!" seru Kristina semakin kalut. Namun, tiba-tiba saja ada suara berat membuyarkan keheningan mereka. "Jangan tinggalkan aku, Ed," ucap Hans dengan suara nyaring. Dengan spontan beberapa mahasiswa menjerit dan terkejut ketakutan. "Hans...!" pekik Edy tertahan. "Jangan tinggalkan aku begitu saja. Aku butuh teman, Ed." Edy terkejut dengan seketika. "Tidak, Hans! Kalau kau memang benar sudah meninggal, pergilah kau ke alammu. Jangan kau ganggu teman-temanmu." "Tapi aku butuh teman, Ed. Aku tidak ingin tinggal sendiri di sini!" suara Hans semakin nyaring. "Tidak, Hans. Tidak! Itu tidak mungkin," tukas Edy berusaha tenang. Dengan perlahan wajah Hans berubah mengerikan! Tubuhnya mendadak saja berlumuran darah! Dan sebagian tubuhnya melepuh terkelupas bagai tersiram air panas. Beberapa mahasiswa lainnya berhambur ketakutan sambil menjerit histeris. Mereka masuk kembali ke dalam tenda dan mendekam ditenda saling berpelukan. Tubuh Hans semakin melepuh. "Kembalikan jasadku, Ed," sela Hans dengan suara berat dan hampir hilang ditelan sayub angin dingin. Siska dan Kristina semakin begidik melihat tubuh Hans yang mengrikan! Perlahan tubuhnya pun sirna dengan jeritan yang sangat memilukan. "Aaakkkhh...." Jeritan itu seakan menghantui puncak Gunung Sibayak. Arwah Hans dengan perlahan hilang di kegelapan malam. Arwah itu masih penasaran. Pagi itu mereka segera mengemasi peralatan dan membuka tenda. Mereka segera pergi meninggalkan tempat mengerikan itu. Mereka tidak tahu di mana jasad Hans berada. Bahkan tim SAR yang berusaha mencari jasad itu tidak menemukan mayat Hans di seputar lembah Sibayak. Jasad Hans sirna entah kemana. Sebagian binatang buas tengah menyaksikan pesta besar mereka. Jasad Hans tercabik-cabik. Kini lembah itu menjadi angker. Meski beberapa kali orang sering mendaki puncaknya. Sebagian mereka menikmati keindahan itu, walau selentingan mistis menjadi gunjingannya.
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan
"Dia
hidup bukan kerana cinta. Dia hidup kerana
kehadiran Prince Charming yang menyelamatkannya.
Semuanya gara-gara dia mengoyak Carta Prince
Charming—carta misteri yang tiada sesiapa tahu
dari mana datangnya. Yang pasti, memang dia
langsung tidak percaya dengan sumpahan yang
dikatakan berkaitan dengan Carta Prince
Charming.
"Sumpahan puteri? Kau ingat ini cerita dongeng
ke? Puteri apa yang nak sumpah aku ni? Puteri
bunian? Puteri lindungan bulan?”
Desakan daripada Sofea membawanya ke Kelab Bola
Sepak. Di situlah Prince Charming berkumpul.
Tetapi hanya seorang sahaja Prince Charming yang
dicari-carinya. Namun, untuk mencari Prince
Charming bukanlah mudah, namun dia yakin, antara
mereka, pasti salah seorang adalah penyelamatnya.
Orang tu pun satu! Dah selamatkan nyawa orang,
tak reti-reti ke nak munculkan diri? Bukan ke
lagi senang kalau datang berdiri depan aku dan
cakap, Sayalah yang selamatkan awak daripada
kena langgar semalam. Finish! Tak adalah nak
panjangkan cerita sampai beratus muka surat
semata-mata nak cari Prince Charming!
Tajuk:
Prince Charming
Penulis: Ratu Bulan
Terbitan: Fajar Pakeer
Harga:
RM19.90
Ulasan:
NOVEL
HANGAT DIPASARAN
Pertemuan
pertama memberi impak yang berbeza kepada dua insan. Maria
malu mengenang, sedang Hisyam mahu mendekat. Maria semakin
resah apabila Hisyam terus-terusan mendesak. Dalam benci
ada rindu. Bijak Hisyam memujuk, mereka akhirnya disatukan.
Salina hadir menjadi duri dalam daging. Bagi Hisyam, gadis
itu ialah sahabatnya yang terbaik. Insan paling dipercayai.
Namun, dalam diam, Salina meracuni hubungan mereka. Salina
ada agenda yang tersendiri.
Semakin hari, semakin nipis rasa percaya Maria terhadap
Hisyam. Namun, dia tidak mungkin menghindar rasa kasih
yang sudah menebal. Demi menunaikan permintaan Maria,
Hisyam tega melamar Salina walau ada luka di hati.
Sanggupkah Hisyam menduakan Maria yang pernah dicintai
sepenuh hati? Dan, Maria, mampukah membiarkan suami
tersayang jatuh ke tangan Salina? Atau, Mariakah orang
ketiga yang tidak lagi diperlukan kehadirannya oleh Hisyam?
Penulisan2u
sedang
berkerjasama dengan Penerbit Novel bagi memberi peluang kepada penulis-penulis berbakat dan karya yang menarik.
Antara novel yang sudah di terbitkan
2 Pengulas paling AKTIF dengan memberi komen yang ikhlas dan
membina, pada setiap karya cerpen / novel di penulisan2u akan
menerima hadiah sebuah NOVEL.
•
Creative Enterprise Sdn. Bhd., sedang mencari manuskrip kanak-kanak atau remaja. Ini kerana pihak kami ingin memperluaskan dan memperbanyakkan bahan bacaan untuk kanak-kanak dan remaja. Di samping itu kami juga ingin memupuk minat membaca dalam kalangan kanak-kanak dan remaja.
( klik disini
)
•Karyaseni Enterprise ingin memaklumankan
kepada anda yang berminat untuk menghantar manuskrip
anda kepada KS untuk penilaian, sila email kan
sinopsis dan tiga bab awal ke alamat email berikut:
Manuskrip@karyaseni.my
•KarnaDya Solutions Sdn
Bhd. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
hantarkan karya anda. Sebelum anda menghantarkan
manuskrip anda, sila hantarkan butiran berikut terlebih
dahulu melalui emel/pos. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•NB Kara Sdn Bhd dengan berbesar hati
menjemput mana-mana penulis yang merasakan diri mereka
layak menjadi penulis yang versatil, menghantar
manuskrip mereka kepada NB Kara Sdn Bhd. Tulisan anda
terlebih dahulu akan dinilai oleh penulis prolifik
Norhayati Berahim dan juga beberapa panel editor sebelum
diluluskan untuk terbitan.
(
klik disini )
•Jemari Seni Publishing. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
Untuk tujuan pengiriman manuskrip, JEMARI SENI telah
menggariskan panduan kepada penulis-penulisnya. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•
Alaf 21 Sdn Bhd. Tahun 2008 bakal menjanjikan sinar
kecemerlangan seandainya karya anda terpilih untuk
diterbitkan oleh Alaf 21, penerbit novel tersohor di
Malaysia.
Jika
anda mempunyai salah satu manuskrip tersebut, kami ingin
menatap dan menilainya. Sekiranya sesuai, pihak kami
ingin menerbitkannya di bawah jenama ALAF21.
( klik disini)
•
tip kehidupan, zodiak, horoskop, petua, tip, puisi,
pantun, sajak, dan pelbagai artikel menarik layari di
http://istimewa2u.blogspot.com
•
Blog Berkaitan agama, topik-topik tazkirah, audio, video
ceramah, mendengar 114 surah Al-quran secara online,
radio-radio dakwah, layari di
http://dakwah2u.blogspot.com
•
Blog Media, Tv streaming online, radio streaming online,
surat khabar, rakaman drama, radio era, hot.fm, tv1,
tv2,tv3 dan lain-lain. layari di
http://mymedia2u.blogspot.com
•
Blog Koleksi cerita lawak, lucu, kelakar dan video lawak,
lucu dan kelakar. layari di laman
http://kelakar2u.blogspot.com
•
Laman web
syarikat penerbit novel Creative
Enterprise Sdn Bhd (CESB). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.cesb.net.my
•
Laman web
syarikat penerbit
Kaki Novel
Enterprise. Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.kakinovel.com
•
Laman web
syarikat penerbit NB kara Sdn Bhd.
Dimiliki oleh penulis terkenal Norhayati Berahim, Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.nbkara.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit Buku Prima Sdn Bhd.
Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.bukuprima.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit novel
jemari Seni Publishing (JS Publishing). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.jemariseni.com
•
Laman web syarikat penerbit novel Alaf21 Sdn Bhd
(alaf21). Untuk melihat novel-novel terbaru dari Alaf21
layari di
http://www.alaf21.com.my
•
Laman web syarikat penerbit novel Fajar Pakeer Sdn Bhd). Untuk melihat novel-novel terbaru layari di
laman
http://www.fajarnovels.com.my
Kata Kunci
koleksi novel, koleksi novel
cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik,
novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen
cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru,
teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen
melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram,
cerita, cerita cinta, cerita pendek, cerita melayu, cerita online
Malaysia Group
Blog
Koleksi
Cerpen & Novel proudly powered by Blogger. Best display view 1024x768.
Google Inc
Koleksi Cerpen
& Novel dari Malaysia, Indonesia, Singapore & Brunei
best..wah sy yg first bg komen..excited..crita ni sgt3 best n mnktkn..