BLOG KOLEKSI CERPEN , NOVEL & CERITA ONLINE

   LAMAN UTAMA  | KOLEKSI CERPEN  | KOLEKSI NOVEL  | HANTAR KARYA | HANTAR PESANAN | AJAK KAWAN | BUAT PERMINTAAN LAGU | IKUTI BLOG INI | FACEBOOK

      Radio Online

 

klik "STOP" untuk hentikan siaran radio. Semoga terhibur.

  Koleksi Cerpen 

Jika itu takdirNya

Takdir milik Allah

Disini mawar disana penawar

Bidadari cinta

Awekku gengster nyerr

Black vs white

Aku dan dia

Memang berbaloi

Best friend not boy friend, Nyah

Beda tipis

Aku tidak bernyawa lagi

Roommate yg romantik II

Loves comes around

Hati

Cinta remaja

Kasih anak

Selamat tinggal luqman

Kerana dia ayahku

Terima kasih cinta

Aku kan ader

Nilai sebuah persahabatan

Hanya kau

Mahakarya agung sebuah kemerdekaan

Kerana umar adha

Biarkan cinta itu pergi

1 Disember

Diari seorang lelaki

Sebuah memori

Suci nur kasih

Badai cinta pertama

Ceritera aku dan dia

Ku bawa memori itu

Darul Taqwa & dato Dr Johar

Kau boleh blah!!

My miss nanny

Seandainya ku tahu

Diari hati firdaus

Mimpi yang pasti

Sampai syurga

Memang ku cinta

Unsaid?

Cinta lagi?

Cinta bukan jaminan

Cinta hakiki

Aku, dia dan pantai

Bisikan hati

Selamanya Sarah

Peeya dan payus lagilah

Hikmah perpisahan II

Dia

Cinta dalam diam

Kata terakhir darimu is love u

Aku bukan siapa-siapa

Aril & Akim

Kalau ku turutkan kata hati

Minah skuter

Jadilah seperti aku

Privite investigator putput

Gadis kebaya putih

Isteriku

Adam II

Misteri tengah malam

Dollah loves joyah

Biarku sentuh cintamu

Lifetimes lover

Saat itu

Hanya dirimu

Kasih famili

Mulanya disini

Ikatan kasih

Dan akhirnya

Kembalilah sayang

Pelangi anganku musnah

Cinta dalam hati

Pergi tak kembali

Adakah dia milikku

Pungguk dan bulan

Cinta terlarang

Cintaku di RNR tapah

Lisa

Kasih aini hidayah

Kantoi, jodoh atau kebetulan

Adakah cinta bukan milikku

Kuning vs ungu

Pelangi cinta

Adam

Biarlah rahsia

Achmad firdaus

Jalan berliku

Rintihan kekasih

Namaku Aishah

Zani pencuri rambutan

Nur hawa balqis

Itu sudah takdirnya

You are my boss

Cinta

Antara 2 cinta

Tragedi zam & chom

Benang merah di-fa

Terima kasih sayang

Jiwa-jiwa luka

Taqdir cinta kita

Cintaku selamannya

1 hari aku jatuh cinta

Biarku sentuh cintamu

Aku dan kimi = cinta atau tidak?

Cincin untuk Aisyah

Kenapa begini jadinya

Cinta, i need you

Lakaran cinta abadi

Cioccolato Caldo

Tragedi lombong lama

Yang sebenarnya

Ketuk pintu hati

Dia masih sayang

Teman

Cinta untukmu

Adil fitri

Kau, aku & mereka gila

Hikmah perkahwinan

Mengenangmu

Mungkin Nanti

Mencintainya

Cinta si pengesek biola

Maafkan aku luftan hafiy

Kasih

Hanya itu yang ku mahu

Bermulanya diari cintaku

Menantu untuk mama

Sumpah itu hantu

Diari lukisan

Cinta gila

Romantik

Cintaku, dia dia kamu

Kau atau dia

Indahnya cinta maya

Seseorang itu

Nur alia natasya

Mamat disperate

Mencari jannah

Cukup sekadar disini

Sebuah memori

Keras dan lembut

Katak oh katak

Hacks 1437

Dialah suamiku

Selamat tinggal kawan terbaik

Pandangan matanya

Kerana mobil

Dia tunanganku

Maria dan azri

Aku terperasan je

Blind date

Roda hidup

Kasihku seputih salju

Wanginya bunga kantan

Mahligai rindu

Aku, dulu, kini dan selamannya

Prinsip cinta aina

Ikan emas, jom kawen

Man in black vs Dona karen penang

Cubit peha kiri

Bantal busuk

Hujan

Maafkan daku

Tombol pintu hidayah III

Gara-gara G

Diari seorang member

 

Klik disini untuk keseluruhan koleksi cerpen....

Novel Bersiri
      Novel pilihan

sinopsis klik pada gambar

      Novel Di Pasaran

Kenangan Terindah - Hezzy Azra

Serasi di hati - Nora Ismail

Nama aku N - Aina Emir

Bunga Syurga - Anita Aruszi

Episod cinta luka - Fateen Najwa

Sandaran kasih - Aini Marisha

Fitrah kasih - Ilani Mysara

Bukan yg pertama - Salina Ibrahim

Ternyata cinta - Damya Hanna

Selagi ada dia - Aisya Sofea

Kembalikan cintaku - Norhayati NB

Warna hati - Meen Zulaikha

Seribu kali sayang - Anis Ayuni

Menanti kasih - Norzailina nordin

Cahaya - Nura zulaikha

Dakapan cinta - Eny Ryhanna

Hanya kita berdua - Aina emir

Ku Utus Rindu - Intan Arnida

Usikan rindu - Qaira Qasidah

Segalanya untukmu - A.Anessa

 

Dapatkan dikedai berhampiran anda

      html banner

klik di bawah dan "paste" ke dalam website, homepage, blog, friendster, myspace anda

 

      Jumlah Pelawat

      Untuk Anda

 

  Kehidupan adalah anugerah utama Illahi. Anugerah kehidupan memberi gambaran kebesaranNya buat kita manusia, yang wajib kita syukuri dan hargai. Internet adalah kemudahan buat umat manusia. Justeru itu, manafaatkan ia untuk kesejahteraan diri kita dan umat sejagat. Sentiasalah kita beringat, apa yang kita lakukan, akan dipertanggung jawabkan pada kemudian hari.

  Gunakan sebaik-baiknya kurnia Allah swt kepada kita. Halalkan kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yang bakal membawa kecemerlangan diri kita dunia dan akhirat. Kita hidup hanya sekali. Sekali 'pergi' tak kan kembali. Buat baik berpada-pada, dan buat jahat JANGAN sekali-kali. Kewujudan website penulisan2u dengan blog sebagai wadah untuk meningkatkan nilai diri. Bermatlamatkan penyatuan ummah dengan ciri-ciri kemurnian budi dan budaya. Walaupun, dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan akhlak dan jati diri insani. 

 

PERCUMA KARYA CERPEN, NOVEL, CERITA TERBARU DAN AKAN DATANG DARI PIHAK KAMI TERUS KE EMAIL ANDA. MASUKKAN EMAIL ANDA:-

 

email:

 

Sabtu, Mac 29, 2008
Cerpen : Menanti Pendar Bintang
embar t nugroho
embart_morganna@yahoo.com

Jakarta sore itu kelihatan mendung. Tidak seperti biasanya yang selalu panas dan memanggang perut bumi. Kali ini Jakarta terlihat suram. Awan berarak gelisah. Menyelimuti sebagian gedung pencakar langit. Membuat payung hitam di atas Kota Jakarta.
Reva, seorang gadis remaja berusia enam belas tahun. Berdiri di sudut kamar dan membuka gorden kamarnya seraya menatap jauh sudut kota Jakarta. Melihat awan hitam yang semakin gelap. Mendung, dan sebentar lagi pasti akan turun hujan. Padahal Reva sangat menginginkan hari ini langit cerah dan penuh bintang di angkasa. Seperti keinginannya pada Daffa. Seorang remaja cowok yang telah mencuri hatinya. Ia ingin sekali memetik bintang itu di angkasa. Menaburkannya pada dinding-dinding hati yang suram, agar bersinar terang seperti bintang.
Reva kembali memperhatikan langit yang tidak bersahabat. Kemudian mendesah pelan dengan napas yang semakin berat.
"Huh... hujan lagi hujan lagi," desahnya pada diri sendiri, kemudian beringsut dari jendela kamar menuju pembaringannya dengan mata sayu. Sebulan yang lalu, dokter telah memvonis Reva. Bahwa penyakit akut yang dideritanya sudah memasuki stadium empat. Reva tidak dapat membayangkan hal itu terjadi. Sebuah kenyataan pahit yang menyita seluruh hidupnya.
Reva menghela napas dengan berat. Ia bukan saja kehilangan orangtuanya, teman-teman sekolahnya, tapi juga Daffa, kekasihnya. Dan kehilangan segalanya yang pernah ia miliki. Betapa menyakitkan rasa kehilangan itu.
Perlahan Reva meraih bingkai foto di atas meja belajarnya. Lama ia memperhatikan foto itu sambil terisak sedih.
"Daffa, aku sangat mencintaimu," gumam Reva lirih. "Tapi akankah cintaku harus berakhir sampai di sini?" ucapnya sedih.
"Revaaa...." Tiba-tiba saja sebuah suara membuyarkan lamunannya. Reva segera menghapus airmatanya dan menyahuti panggilan Mama.
"Iya, M," sahutnya dengan suara parau. Kemudian ia beringsut membukakan pintu kamar. Terlihat mama memperhatikan Reva dengan wajah iba.
"Kamu kenapa, Sayang?" tanya mama setelah lama memperhatikan perubahan raut wajah Reva. Wajah Reva yang dulu segar dan merona kini sayu bagaikan bunga layu. Matanya yang bulat berbinar kini cekung dengan lingkaran hitam di seputar kelopaknya. Gadis cantik yang dulu lincah itu kini telah berubah menjadi gadis kuyu.
Tidak lama lagi Reva akan berulang tahun yang ketujuh belas. Namun kebahagiaan itu mendadak saja sirna. Penyakit yang tiba-tiba saja menggerogoti tubuhnya kian merebak. Penyakit itu mengubah seluruh raga Reva. Tubuhnya yang sintal kini seperti kayu kering.
"Reva nggak apa-apa kok, Ma," jawab Reva parau, mengurai dusta.
"Kamu sudah minum obat?" tanya Mama dengan lembut sambil mengelus rambut Reva yang mulai rontok.
"Sudah, Ma," ucap Reva sendu.
"Kamu istirahat ya, Sayang. Kamu harus tegar," kata Mama dengan suara sumbang, menahan gumpalan airmatanya agar tak tumpah di depan Reva. Ia sudah nyaris tak sanggup melihat menderitaan yang dialami Reva. Tapi tetap saja. Tetap saja air bening itu menetes di pelupuk matanya tanpa dapat dibendungnya. Putrinya memang sangat menderita!
"Mama menangis?" tanya Reva pelan.
"Nggak, Sayang. Mama nggak menangis, kok. Kamu istirahat, ya?" dalih Mama seraya menghapus airmatanya lekas.
"He-eh," Reva mengangguk seraya tersenyum tipis.
Kemudian Mama beringsut dari tempat tidur Reva, berlalu dari kamar sambil terisak pelan. Reva menutup kembali pintu kamarnya. Dari balik pintu, Mama terisak sedih. Sedih sekali. Mengapa hal ini harus terjadi pada Reva. Anak satu-satunya yang sangat mereka sayangi. Mengapa bukan ia atau Papa saja yang mengalami hal itu. Mama tersedu sambil masuk ke kamarnya.
Reva mendesah seraya berdoa. "Ya, Allah, jika aku boleh meminta satu permintaan sekali saja, berikan aku kehidupan, izinkan aku menunggu hingga tahun depan. Ya, Allah hidup dan mati ada di tangamu. Salahkah aku jika aku meminta itu?" Reva meratap lirih. Tetes-tetes air bening berkali-kali membanjiri matanya. Menawarkan lagi kesedihan di hatinya.
Reva menatap langit hitam lewat jendela kamarnya. Mengenang kembali wajah sahabat-sahabatnya di sekolah. Kekonyolan mereka, tawa canda mereka dan banyolan mereka yang membuat hati Reva selalu terhibur.
Ah, ingin rasanya Reva kembali ke sekolah. Bermain dengan mereka, bercanda dan menggoda cowok-cowok tajir di sekolahnya. Neyla, Mutia dan Rindu. Mereka sahabat kental Reva. Persahabatan yang mereka pupuk sejak tiga tahun yang lalu, kini berbuah kegetiran yang mereka rasakan bersama. Betapa sedihnya hati ketiga sahabatnya ketika mengetahui Reva tidak akan pernah bersama mereka lagi. Mungkin ini adalah jalan terbaik buat Reva.
Angin berhembus tipis. Menyapu seluruh bangunan pencakar langit di kota Jakarta. Mengibaskan gorden merah muda di kamar Reva. Menyentuh sekulit halus yang kini mulai kisut. Reva terbaring lemas di tempat tidur. Ia tidak boleh berpikir terlalu keras. Meski memikirkan hal sekecil apa pun.
Malam pun merambat jauh. Menelan seluruh mimpi-mimpi Reva. Hujan turun semakin deras. Reva mencoba bangkit dari tempat tidurnya. Mencoba menikmati hawa dingin udara yang senantiasa menyibakkan rambutnya jika berdiri di sudut jendela. Tapi dingin kali ini malah menggiris, dan seperti membekukan ia dalam sunyi. Perlahan ia menutup jendela kamarnya sambil menjaring asa dalam diam termenung, sejenak.
\'Akankah hari esok lebih indah dari hari ini?\' bisiknya pelan.
Diseretnya langkah undur. Dibaringkannya kembali tubuhnya yang lemas di atas tempat tidur. Dan dalam diam pula, ia tertidur pulas menanti hari esok yang lebih berarti.
***
Seminggu telah berlalu. Reva masih melamun di kamarnya. Daffa yang dikenalnya setahun yang lalu selalu saja mengusik hatinya. Reva sangat mencintai cowok itu. Tapi ketika Daffa tahu kalau Reva mengidap penyakit kanker, Daffa kontan saja berpaling dari Reva.
Reva melenguh pelan. Setiap mengingat kejadian itu, ada rasa sakit yang merancap hatinya. Sakit. Sangat sakit!
Siang itu di sekolah, Reva mendadak saja jatuh pingsan. Beberapa siswa panik dan segera membawa Reva ke rumah sakit. Beberapa di antara mereka adalah Daffa, yang begitu panik ketika Reva pingsan mendadak.
Setelah beberapa saat Reva siuman, seorang dokter menghampirinya dan berkata sehati-hati mungkin.
"Kamu yang sabar ya, yang tabah. Hadapi semua kenyataan pahit ini dengan tulus, walau berat untuk menerimanya," ucap sang Dokter ragu. Perkataan itu membuat Reva bertanya penasaran. Reva mengerutkan kening seraya bertanya dalam hatinya.
"Apa maksud Dokter?" tanyanya sendu.
"Kamu, em...." Dokter itu menghentikan kata-katanya.
"Saya kenapa, Dok?" tanya Reva lagi.
"Kamu terserang kanker. Dan sekarang kanker itu telah bersarang di tubuhmu. Kami tidak dapat melakukan apa-apa selain menunggu mukjizat Tuhan."
Oh, Reva mendesah sedih. Menangis dengan pilu. \'Kanker? tidak, itu tidak mungkin. Secepat itukah peranku dalam kehidupan ini?\' gumamnya sedih.
Reva berusaha mengungkapkan hal itu ke Daffa. Namun Daffa tidak percaya. Daffa tidak dapat menerima kenyataan pahit itu.
"Itu tidak mungkin, Reva. Mungkin saja analisa dokter itu salah. Bisa saja, bukan?!"
"Dokter nggak mungkin salah, Daff. Aku sudah merasakan perubahan pada diriku. Aku sering merasa pusing, dan beberapa kali aku terjatuh pingsan."
Daffa mendesah lagi. Kemudian terdiam dan hening. Reva menatap lekat ke arah Daffa. Namun Daffa berpaling dari tatapan itu.
Dua hari setelah pengakuan Reva ke Daffa, sikap Daffa pun mendadak saja berubah. Siang itu Daffa tidak lagi menunggu Reva di sekolah. Tidak lagi mengantarkan Reva sampai di rumah. Daffa pergi begitu saja. Daffa seakan terburu-buru meninggalkan gedung sekolahnya tanpa memikirkan perasaan Reva.
Reva yang melihat kenyataan pahit itu seakan teriris pedih. Hatinya seakan tercabik-cabik oleh binatang buas yang sangat kejam. Daffa tidak lagi mencintainya. Benarkah Daffa telah berpaling darinya? Reva menangis sedih. Ia menggigit bibirnya berkali-kali.
Suatu hari Reva mempergoki Daffa membonceng seorang gadis di belakang sepeda motornya. Gadis itu tak lain sahabat Reva sendiri. Reva menangis sedih dan pilu. Kemudian menatapi wajahnya di cermin kecil yang selalu di selipkan di dalam tas sekolahnya.
Wajahnya tampak kusam dengan garis-garis halus yang menggurat di pelupuk matanya. Rambutnya juga mulai berguguran hingga sebagian kepalanya terlihat membotak.
Reva menghapus tetes air bening yang membasahi pipinya. Kemudian berjalan sambil menundukkan kepalanya.
"Sudahlah, Re, jangan bersedih. Mungkin Daffa memang tidak mencintai kamu," hibur Mutia memberi ketegaran batin ke Reva.
***
Sebulan terus berlalu. Reva masih terlihat di kamarnya sambil termenung. Berbaring dengan kondisi yang semakin memprihatinkan. Kini Reva terbaring lemas dengan sisa tenaganya. Selang infus dan beberapa peralatan medis melekat di tubunya. Selang oksigen pun melekat di hidungnya.
Sore itu mendadak saja suhu tubuh Reva meninggi. Reva koma tak sadarkan diri. Seketika saja Papa panik, dan segera membawa Reva ke rumah sakit. Namun karena panasnya terus meninggi akhirnya Reva dipindahkan ke ruang ICU. Keadaanya semakin parah dan kritis.
Mama menangis tersedu. Beberapa kali Mama melihat putrinya yang terbujur di pembaringan. Tertidur dengan senyum yang tertahan. Tak tega melihat penderitaan yang harus dialaminya. Tak sengaja Mama menemukan secarik kertas dari tangan Reva. Reva menggenggamnya erat saat kritis itu belum terjadi. Lalu perlahan Mama berusaha membuka genggaman surat dari tangan Reva. Selembar amplop kertas putih bertuliskan tangan Reva. Mama segera membukanya dan membacanya lamat.
Mamaku sayang, Papaku tercinta....
Maafin Reva, ya. Reva nggak bisa menemani Papa dan Mama. Reva lelah dan Reva nggak berdaya. Reva sudah nggak kuat menahan sakit ini, Ma. Mungkin umur Reva hanya sampai di sini saja. Sebentar lagi Reva ulangtahun. Reva nggak menginginkan apa-apa. Reva hanya ingin Papa dan Mama tabah menghadapi semua cobaan ini. Meski Reva harus pergi, itu semua kehendak Ilahi.
Papa, Mama.... Reva sangat menyanyangi Papa dan Mama.
Untaian kata-kata itu seakan meleburkan perasaan Mama. Mama menangis lagi dengan sedihnya. Meronta sambil berhambur di tubuh Reva. Mengguncang tubuh itu berkali-kali. Namun Reva tetap diam dan tertidur.
"Reva, jangan tinggalkan Mama, Nak! Hu-hu-hu...," ratap Mama menangis tersedu.
Dari sudut koridor terlihat Daffa berlari tergopoh-gopoh. Napasnya tersengal dengan keringat mengucur deras di wajahnya. Kemudian berhenti di ruangan Reva. Menghampiri tempat tidur Reva sambil melihat tubuh Reva yang sudah tidak berdaya. Memperhatikan tubuh Reva yang mulai kisut. Mata Daffa pun terlihat sembab dan nanar.
Daffa berjalan tertatih mendekati Reva yang tertidur dengan senyuman yang tenang. Kini hatinya terenyuh dengan kata-kata Reva lewat tulisan. Sehari yang lalu Reva menitipkan surat untuk Daffa. Saat itu batin Daffa seakan teriris pedih mengingat tulisan tangan Reva.
Daff... maafin aku, ya?
Aku tahu kau kecewa padaku. Namun jangan biarkan hatimu membeku karena cintaku. Aku mencintaimu setulus hatiku. Aku ingin memeluk dirimu, ingin hidup bersamamu, namun aku tak sanggup. Aku tak berdaya. Aku tak lagi bisa melihatmu. Kau telah memilih jalan yang terbaik. Lupakanlah aku. Tinggalkanlah diriku. Aku hanya ingin melihatmu tersenyum bahagia. Aku sangat mencintaimu. Kelak, jangan tangisi kepergianku.
"Revaaa...." pekik Daffa tertahan. Tangannya mengelus jemari Reva dengan lembut. "Jangan tinggalkan aku, Re. Aku sangat mencintaimu," isak Daffa akhirnya.
Perlahan, ingatan silam pada kenangan bersama Reva mengiang kembali. Dulu Daffa pernah berjanji akan memberikan seribu bintang buat Reva, ketika Reva melamun menatap bintang yang bertebaran di angkasa. Ya, ya Daffa mengingat kembali kenangan itu.
"Aku ingin sekali menggapai bintang itu, Daff," ucap Reva ketika itu.
"Aku akan membawakanmu seribu bintang, Rev. Aku janji," kata Daffa sambil merengkuh tubuh Reva. Reva tersenyum kecil.
"Tidak perlu, Daff. Aku hanya menginginkan tujuh belas pendar bintang," ucap Reva penuh harap. Namun janji itu belum juga terpenuhi sampai Reva koma di ruang ICU.
Daffa terisak lagi. Tetes-tetes air bening menjadi sebuah nestapa yang hitam.
Suasana di ruang itu semakin membahana karena isak tangis Mama, Papa dan Daffa. Reva perlahan menggerakan jemari tangannya. Mempertandakan kalau dia mendengar ucapan-ucapan mereka. Reva membuka matanya dengan sayu dan berat. Menatap seseorang di depannya.
"Daff...." serunya pelan.
Daffa tertegun dan tersenyum tipis sambil menyeka airmatanya.
"Kenapa kamu menangis?" tanya Reva dengan suara lirih.
"Aku nggak menangis, Re. Lihat nih senyumku," ucap Daffa seraya menahan airmatanya. Namun segelintir air bening jatuh tak sengaja.
"Reva, maafkan aku, ya? Aku telah membuatmu menderita," ucap Daffa dengan suara parau.
Jemari telunjuk Reva mendarat di bibir Daffa.
"Jangan ucapkan itu, Daff."
"Aku mencintaimu, Reva."
Reva tersenyum tipis. Senyumannya tak semanis dulu.
"Aku membawa tujuh belas pendar bintang buat kamu," kata Daffa dengan suara semakin parau. Kemudian menunjukan kantongan plastik bening ke Reva. Reva tersenyum berat. Tak lama Daffa membuka kantongan plastik berisi tujuh belas kunang-kunang yang sesaat berterbangan di ruangan itu. Kunang-kunang dengan lampu warna-warni. Kelihatan indah seperti bintang di langit. Tujuh belas pendar bintang itu adalah lambang kehidupan Reva. Reva menatap kagum sambil tersenyum tipis.
"Makasih ya, Daff," ucapnya semakin lirih. Namun mendadak saja Reva mengejang dengan dibarengan sesak napas. Matanya terbelalak seakan menahan sakit yang tiada terkira. Daffa panik sambil mengguncang tubuh Reva.
Mama histeris memanggil dokter yang menangani kasus Reva. Berharap Reva masih dapat diselamatkan. Namun takdir berkata lain. Setelah pemeriksaan denyut nadi sang dokter pun keluar dengan wajah muram.
"Maafkan saya. Bapak dan Ibu harus tabah menghadapinya," ucap sang Dokter, berusaha menegarkan hati Mama dan Papa.
"Reva telah pergi untuk selamanya."
"Tidaaaakk!" jerit Mama histeris. Mama menangis sedih di pelukan Papa. Sedangkan Daffa berteriak dengan histeris menyaksikan kepergian Reva, kekasih yang sangat ia cintai.
"Jangan tinggalkan aku, Re...."
Di ruangan itu, kunang-kunang masih menari dengan kerlip indah cahayanya. Reva turut menari setelah lepas dari raganya. Ia bahagia. Menari bersama kunang-kunang lalu pergi menuju langit penuh gemintang.
posted by BLOGGER @ 7:42 AM  

Kongsi Karya Ini Di Dinding Facebook Anda
1 Comments:

Catat Ulasan

TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan

<< Home

 

 

 NOVEL TERBARU DI PASARAN

 

 

"Dia hidup bukan kerana cinta. Dia hidup kerana kehadiran Prince Charming yang menyelamatkannya. Semuanya gara-gara dia mengoyak Carta Prince Charming—carta misteri yang tiada sesiapa tahu dari mana datangnya. Yang pasti, memang dia langsung tidak percaya dengan sumpahan yang dikatakan berkaitan dengan Carta Prince Charming.

"Sumpahan puteri? Kau ingat ini cerita dongeng ke? Puteri apa yang nak sumpah aku ni? Puteri bunian? Puteri lindungan bulan?”

Desakan daripada Sofea membawanya ke Kelab Bola Sepak. Di situlah Prince Charming berkumpul. Tetapi hanya seorang sahaja Prince Charming yang dicari-carinya. Namun, untuk mencari Prince Charming bukanlah mudah, namun dia yakin, antara mereka, pasti salah seorang adalah penyelamatnya.

Orang tu pun satu! Dah selamatkan nyawa orang, tak reti-reti ke nak munculkan diri? Bukan ke lagi senang kalau datang berdiri depan aku dan cakap, Sayalah yang selamatkan awak daripada kena langgar semalam. Finish! Tak adalah nak panjangkan cerita sampai beratus muka surat semata-mata nak cari Prince Charming!

Tajuk: Prince Charming
Penulis: Ratu Bulan
Terbitan: Fajar Pakeer

Harga: RM19.90
Ulasan:

 


 

NOVEL HANGAT DIPASARAN

 

 

Pertemuan pertama memberi impak yang berbeza kepada dua insan. Maria malu mengenang, sedang Hisyam mahu mendekat. Maria semakin resah apabila Hisyam terus-terusan mendesak. Dalam benci ada rindu. Bijak Hisyam memujuk, mereka akhirnya disatukan.

Salina hadir menjadi duri dalam daging. Bagi Hisyam, gadis itu ialah sahabatnya yang terbaik. Insan paling dipercayai. Namun, dalam diam, Salina meracuni hubungan mereka. Salina ada agenda yang tersendiri.

Semakin hari, semakin nipis rasa percaya Maria terhadap Hisyam. Namun, dia tidak mungkin menghindar rasa kasih yang sudah menebal. Demi menunaikan permintaan Maria, Hisyam tega melamar Salina walau ada luka di hati.

Sanggupkah Hisyam menduakan Maria yang pernah dicintai sepenuh hati? Dan, Maria, mampukah membiarkan suami tersayang jatuh ke tangan Salina? Atau, Mariakah orang ketiga yang tidak lagi diperlukan kehadirannya oleh Hisyam?

 

Baca bab awal dari bab 1-15 di www.takmungkinkuhindar.blogspot.com
 

Tajuk: Tak Mungkin Kuhindar
Penulis: Ana Sofiya
Terbitan: Fajar Pakeer

Harga: RM22.90
Ulasan:

 


       Karyaseni

www.karyaseni.my
www.karyaseni.com.my
       Menarik Klik Dibawah
    50 Karya Terbaru

  Info Karya Terkini

      Baca Karya Pilihan

  Pelukan Cinta - Novel cinta yang 90% adalah kisah benar, wujud lagikah manusia sebegini?

 

  Suami Aku Ustaz - Bila Suami Yang Merupakan ustaz kini menjadi suamiku, Sebuah novel yang banyak menekan nilai-nilai islamik

 

  Terlerai Kasih Sebuah novel yang heroinnya bertudung, novel yang begitu menarik. selamat membaca

 

  Kahwin Ganti - Novel yang pasti dapat memikat hati pembaca. bagaimana seorang yang sakit menjadi suamiku

 

  Kemilau Karya Kasih - Kisah  anti novel melayu, yang memandang jijik dan hina novel melayu. ikuti kisah menarik ini.

 

  Opps pintu hatiku - Kisah yang menarik pilihan yang mampu memberi keseronokan membaca

 

  Pilihan Mama - perlukah ikut pilihan mama, sedangkan pilihan mama umpama manusia yang tidak berperikemanusian

 

  Tak Mungkin Kuhindar - Novel yang mendapat sambutan dan popular di penulisan2u

 

  Dibius Cinta - Cucukan jarum cinta manakah yang mampu membius hatiku. Kalau sudah membaca novel ini kali pertama, pasti tidak akan berhenti.

 

 

klik pada tajuk untuk membaca karya pilihan di atas

 

      Iklaneka

 

125 

 

 

 

 

 

Berminat iklan di blog penulisan2u? hubungi kami di email : Bantuan@penulisan2u.net

      Tarikh Karya

 

Ikuti blog ini | Follow this blog

      Berita Hangat

Penulisan2u sedang berkerjasama dengan Penerbit Novel bagi memberi peluang kepada penulis-penulis berbakat dan karya yang menarik. Antara novel yang sudah di terbitkan

 

  Biarlah YM Berbicara

  Baju Pengantin Mak Andam

  Siapakah Di hatiku

  Hot Gimmick

  Pergilah Air Mata

  Sepupuku Suamiku

  Hadirmu Takdirku

  Cermin

  Tak Mungkin Kuhindar

  Bini Aku Tomboy Ke?

  Jodoh Atau Cinta

  Prince Charming

  AD + IZ 

 

Tunggu kemunculan novel-novel terbaru dari penulis penulisan2u setiap bulan di pasaran.

      Ingin Hadiah?

PERADUAN KUIZ . Tahniah kepada 10 Pemenang Kuiz, Hadiah ditaja oleh Syarikat Penerbitan Kaki novel Enterprise. Klik Disini untuk melihat Senarai pemenang.

 

UNTUK PENULIS. 5 Penulis terbaik pilihan pembaca setiap bulan. akan menerima hadiah sebuah novel. Blog pertama dan satunya2 blog yang memberi hadiah kepada penulis. Klik Disini untuk melihat senarai Penulis terbaik pilihan pembaca setiap bulan

 

UNTUK PENGULAS & PEMBACA?

2 Pengulas paling AKTIF dengan memberi komen yang ikhlas dan membina, pada setiap karya cerpen / novel  di penulisan2u akan menerima hadiah sebuah NOVEL.

 

      Bilik Sembang

Info
TAG

koleksi novel, koleksi novel cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik, novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru, teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram, cerita, cerita cinta, cerita melayu

UCAPAN

1/1/2009:
Tahun baru misi baru, cerpen dan novel pun baru. semoga terhibur bersama blog kami

KATA HIKMAH

1) Cara yang pasti untuk terlepas dari berjaya ialah terlepas peluang

2)"Jika saya ingin memulakan kembali perniagaan saya, maka saya akan memilih perniagaan network (MLM)"DONALD TRUMPH

3) "ada menyebut, 9/10 daripada rezeki berpunca daripada perniagaan" HADIS

4)Dalam tempoh lima tahun akan datang hanya wujud 2 jenis perniagaan iaitu perniagaan yang menggunakan INTERNET sebagai platform ATAU perniagaan tanpa internet yang akan terkeluar dari persaingan dunia perniagaan.” Apabila ditanya kepada beliau, bagaimana awak boleh jadi di antara orang yang terkaya di dunia? Jawab beliau,“Saya berada ditempat yang betul tepat pada masanya, saya melihat VISI dan yang sangat penting. Saya melakukan TINDAKAN!!”. BILL GATES

5) "Daripada 40 orang terkaya yang berumur di bawah 40 tahun, separuh daripada mereka berjaya melalui INTERNET."  -MAJALAH FORTUNE-

6) Jika anda mahu melakukan sesuatu anda akan mencari jalan dan jika anda tidak mahu melakukan sesuatu anda akan mencari alasan

7) Siapa yang tidak pernah gagal, dia tidak akan menjadi kaya -charles h.spungeon-

8) Ingatlah Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum melainkan kaum itu sendiri berusaha mengubahnya - al-Radu [13]: 11-

9) 99% kejayaan dibina dari kegagalan yang lalu, siapa yang mahu dan tidak bertindak, dia adalah haiwan perosak -willim blake-

9) Banyak hal yang kita sebut sebagai was-was untuk bertindak seringkali dapat diubah menjadi kejayaan dan keuntungan, hanya dengan mengubah sedikit sahaja sikap dalam diri seseorang daripada rasa takut bertukar untuk berjuang

10) semasa kita berhenti dari berfikir, kita biasanya terlepas satu peluang

11) Ilmu melalui bukunya, kemahiran melalui pengalamanya, kejayaan melalui usahanya


TAG

koleksi novel, koleksi novel cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik, novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru, teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram, cerita, cerita cinta, cerita melayu

Inspirasi kejayaan yang cemerlang di
www.kerjaya.net
      Chit-Chat Corner

online
     Rakan Niaga

Rahsia dari 8 Jutawan Malaysia

Rahsia penjimatan elektrik

117 Idea Bisnes Luar Biasa

Webhosting Terbaik Malaysia

Video Tutorial Bisnes Internet

Peluang Bisnes SMS

Google Adsense jana Duit

Rahsia perniagaan digital

Business Internet

Cara Format PC

Perkakasan membina website

Cara membina Blog wordpress

Buat Duit dengan Ebook

Rahsia sistem merekrut MLM

Menjana pendapatan di EBAY

Tingkatkan Traffik ke website

Tiada duit untuk kahwin?

Rahsia Bisnes di Internet

Panduan asas membina blog

Jana wang dgn unit trust

Belajar design grafik

Bengkel website

10 Model Bisnes internet

Pakej bisnes internet

Belajar HTML website

Rahsia teknik bisnes di EBAY

      Novel pilihan

sinopsis klik pada gambar

   Diari Penulis

    • Aisya Sofea

    • Anis Ayuni

    • Bikash Nur Idris

    • Damya Hanna

    • Dhiya Zafira

    • Eny Ryhanna

    • Salina ibrahim

    Dina Najat

    • Ahadiat Akashah

    • Norhayati Berahim

    • Aina Emir

    • Hafirda Afiela

    • Hani Fazuha

    • Dewi Sukma

    • Sri Diah

    • Zn Isa

    • Lily Suraini

    • Lily Haslina

    • Nia Azalea

    • Rose Harissa

    • Norzailina Nordin

    • Aleya Aneesa

    • Liza Zahira

    • Ida Nardiel

    • Eka fahara

    Syima Syawal

    • Meen Zulaikha

    • Rose harissa

    • Aleya Aneesa

    • Lynn Dayana

    • Mersik Romoyu

         Ingin Menjadi Penulis?

Creative Enterprise Sdn. Bhd., sedang mencari manuskrip kanak-kanak atau remaja. Ini kerana pihak kami ingin memperluaskan dan memperbanyakkan bahan bacaan untuk kanak-kanak dan remaja. Di samping itu kami juga ingin memupuk minat membaca dalam kalangan kanak-kanak dan remaja. ( klik disini )

Karyaseni Enterprise ingin memaklumankan kepada anda yang berminat untuk menghantar manuskrip anda kepada KS untuk penilaian, sila email kan sinopsis dan tiga bab awal ke alamat email berikut: Manuskrip@karyaseni.my

KarnaDya Solutions Sdn Bhd. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan? hantarkan karya anda. Sebelum anda menghantarkan manuskrip anda, sila hantarkan butiran berikut terlebih dahulu melalui emel/pos. untuk maklumat lanjut ( klik disini )

NB Kara Sdn Bhd dengan berbesar hati menjemput mana-mana penulis yang merasakan diri mereka layak menjadi penulis yang versatil, menghantar manuskrip mereka kepada NB Kara Sdn Bhd. Tulisan anda terlebih dahulu akan dinilai oleh penulis prolifik Norhayati Berahim dan juga beberapa panel editor sebelum diluluskan untuk terbitan.
 ( klik disini )

Jemari Seni Publishing. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan? Untuk tujuan pengiriman manuskrip, JEMARI SENI telah menggariskan panduan kepada penulis-penulisnya. untuk maklumat lanjut ( klik disini )

 

Alaf 21 Sdn Bhd. Tahun 2008 bakal menjanjikan sinar kecemerlangan seandainya karya anda terpilih untuk diterbitkan oleh Alaf 21, penerbit novel tersohor di Malaysia. Jika anda mempunyai salah satu manuskrip tersebut, kami ingin menatap dan menilainya. Sekiranya sesuai, pihak kami ingin menerbitkannya di bawah jenama ALAF21. ( klik disini)

   Ahli Pelawat
      Novel Di Pasaran

Kenangan Terindah - Hezzy Azra

Serasi di hati - Nora Ismail

Nama aku N - Aina Emir

Bunga Syurga - Anita Aruszi

Episod cinta luka - Fateen Najwa

Sandaran kasih - Aini Marisha

Fitrah kasih - Ilani Mysara

Bukan yg pertama - Salina Ibrahim

Ternyata cinta - Damya Hanna

Selagi ada dia - Aisya Sofea

Kembalikan cintaku - Norhayati NB

Warna hati - Meen Zulaikha

Seribu kali sayang - Anis Ayuni

Menanti kasih - Norzailina nordin

Cahaya - Nura zulaikha

Dakapan cinta - Eny Ryhanna

Hanya kita berdua - Aina emir

Ku Utus Rindu - Intan Arnida

Usikan rindu - Qaira Qasidah

Segalanya untukmu - A.Anessa

 

Dapatkan dikedai berhampiran anda

      Bantuan Carian

Dua cara asas untuk memudahkan anda melayari laman blog penulisan2u pada masa akan datang. pastikan anda set laman penulisan2u sebagai  "homepage utama" atau dengan "add to favorite" di pelayar komputer anda. caranya dgn klik dibawah:-

 

      Web & Blog Terbaik

Koleksi cerpen & novel online terbaik dari Malaysia, Indonesia, SIngapore & Brunei. Layari di http://penulisan2u.net

Koleksi artikel isu semasa, artikel yang menarik dan hangat http://semasa2u.blogspot.com

tip kehidupan, zodiak, horoskop, petua, tip, puisi, pantun, sajak, dan pelbagai artikel menarik layari di http://istimewa2u.blogspot.com

Blog Berkaitan agama, topik-topik tazkirah, audio, video ceramah, mendengar 114 surah Al-quran secara online, radio-radio dakwah, layari di http://dakwah2u.blogspot.com

Blog Media, Tv streaming online, radio streaming online, surat khabar, rakaman drama, radio era, hot.fm, tv1, tv2,tv3 dan lain-lain. layari di http://mymedia2u.blogspot.com

Blog Koleksi cerita lawak, lucu, kelakar dan video lawak, lucu dan kelakar. layari di laman http://kelakar2u.blogspot.com

Laman web penerbit novel KarnaDya Penerbitan Karyaseni Syarikat penerbitan yang dimiliki oleh Penulisan2u. Novel-novel dari laman penulisan2u akan diterbitkan oleh Karyaseni http://www.karyaseni.my

Laman web syarikat penerbit novel Creative Enterprise Sdn Bhd (CESB). Untuk melihat novel-novel terbaru yang berada di pasaran, layari di http://www.cesb.net.my

Laman web syarikat penerbit Kaki Novel Enterprise. Untuk melihat novel-novel terbaru yang berada di pasaran, layari di http://www.kakinovel.com

Laman web syarikat penerbit NB kara Sdn Bhd. Dimiliki oleh penulis terkenal Norhayati Berahim, Untuk melihat novel-novel terbaru yang berada di pasaran, layari di http://www.nbkara.com.my

Laman web syarikat penerbit Buku Prima Sdn Bhd. Untuk melihat novel-novel terbaru yang berada di pasaran, layari di http://www.bukuprima.com.my

Laman web syarikat penerbit novel jemari Seni Publishing (JS Publishing). Untuk melihat novel-novel terbaru yang berada di pasaran, layari di http://www.jemariseni.com

Laman web syarikat penerbit novel Alaf21 Sdn Bhd (alaf21). Untuk melihat novel-novel terbaru dari Alaf21 layari di http://www.alaf21.com.my

Laman web syarikat penerbit novel Fajar Pakeer Sdn Bhd). Untuk melihat novel-novel terbaru  layari di laman http://www.fajarnovels.com.my

      Kata Kunci

koleksi novel, koleksi novel cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik, novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru, teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram, cerita, cerita cinta, cerita pendek, cerita melayu, cerita online

      Malaysia Group