Kehidupan
adalah anugerah utama Illahi. Anugerah kehidupan memberi gambaran
kebesaranNya buat kita manusia, yang wajib kita syukuri dan hargai.
Internet adalah kemudahan buat umat manusia. Justeru itu,
manafaatkan ia untuk kesejahteraan diri kita dan umat sejagat.
Sentiasalah kita beringat, apa yang kita lakukan, akan dipertanggung
jawabkan pada kemudian hari.
Gunakan sebaik-baiknya kurnia Allah swt kepada kita. Halalkan
kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yang bakal membawa
kecemerlangan diri kita dunia dan akhirat. Kita hidup hanya sekali.
Sekali 'pergi' tak kan kembali. Buat baik berpada-pada, dan buat
jahat JANGAN sekali-kali. Kewujudan website penulisan2u dengan blog
sebagai wadah untuk meningkatkan nilai diri. Bermatlamatkan
penyatuan ummah dengan ciri-ciri kemurnian budi dan budaya. Walaupun,
dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan
akhlak dan jati diri insani.
New life..aku pikir semua orang kini punya dunia masing-masing. Ini bukan masa SMA yang dulu. Aku sadar..semua telah berubah. Dia, mereka..begitu juga denganku. Sungguh aku sadar dalam hidup tak ada yang abadi. Dulu dia memanggilnku ’sobat’ tapi sekarang aku bagai rumput yang tak terlihat. Belum lepas dari ingatan betapa ia mengagumiku..namun kini, aku bagai jalang yang terlupakan.
Suara berisik ada dimana-mana. Riuh rendah hingarnya tawa beradu dalam gema. Wajah ceria terlihat pada mereka yang terperangkap dalam ruangan ini. Siapa yang tak gembira, bila guru kimia yang super galak itu tiba-tiba berhalangan masuk hari ini. 3 IPA 2, tetangga sebelahku, mungkin iri dengan kegirangan yang tengah berlangsung di kelasku. Biarlah mereka memeras otak sampai botak mempelajari rumus-rumus setebal kamus. Aku tak peduli..toh, siapa yang tau dimana aku Empat tahun nanti.
“Entaran aja dech, perut gw belum laper nih.” Jawabku menolak.
“Halah..bilang aja lo lagi enak diliatin si Kiki.” Cetusnya sok tau.
“Hahaha.”
Aku mengenal gadis ini sejak tiga tahun yang lalu. Sejak itu pula, aku tau betapa ia mengagumiku. Namun ada alasan yang membuatku tetap jadikan ia pengagum paling setiaku. Apalagi kalau bukan atas nama cinta. Aku tak mencintainya, hanya sedikit suka. Sepanjang tahun, tetap kujadikan ia begitu. Lelah..sepertinya ia tak pernah lelah. Hari berganti, tahun pun berlalu..namun ia tak pernah berubah.
Sang lelah serasa tengah menelanjangiku. Ditambah lagi anak Kls 1 gebetan baruku yang selalu haus belaianku. Maka jadilah aku orang paling sibuk sepanjang waktu.
“Say, pulang sekolah aku tunggu depan gerbang yah.” Ucapnya dengan lembut.
“Mmm, sory Vi, hari ini aku harus nganter Mama ke Airport.” Ucapku polos tanpa dosa.
Pada bangku taman sekolah kududuk sendiri. Tanpa sobat, ataupun teman sejawat. Sejenak kuberpikir dan merenungi masa-masa yang telah terlewati. Lalu pada ujung kesadaranku, terbersit sebuah keputusan pasti. Aku harus mengakhiri semua kebodohan ini. Masa depan yang tengah menanti jauh lebih berarti. Bagaimana mungkin sisa waktu Tiga bulan ini kulewati dengan berleha-leha. Nongkrong sana-sini, keluyuran kemana-mana. Percuma bikin hati teman senang dengan menuruti apa mau mereka. Toh saat ujian akhir nanti, mereka tak berarti. Kesuksesan itu memang harus diraih dengan tangan sendiri. Dia, juga mereka..hanya bisa memandangiku bila kegagalan itu tiba. Tak berucap kata, bahkan mungkin tak disapa. Sebelum semua berkhir sia-sia..detik ini juga semuanya harus berubah.
“Kok Mama dari tadi senyum-senyum seh? Ada yang lucu?” tanyaku penasaran.
“Enggak..Mama cuman senang aja liat kamu jadi rajin belajar. Ada apa yah, kok tumben-tumbenan gini? Ucap Mama sembari bercanda.
“Wajar lagi Ma, Tiga bulan lagi kan mau UAN. Kalau ga belajar dari sekarang, gimana mau bisa lulus.”
“Oke dech..Mama mau kedapur dulu, siapain makanan buat kamu”
Ada awal, pasti ada akhir. Seperti kata mereka, perpisahan itu selalu menyedihkan. Layaknya mendung pagi ini, hati ini juga terasa bagai diselimuti kabut tebal. Mata yang berkaca-kaca jelas kulihat diwajah mereka. Sebagai mantan ketua Osis, aku diberikan kehormatan untuk menyampaikan kata-kata perpisahan. Lama kuterdiam memandangi mereka yang berbaris rapi di lapangan sekolah pagi ini. Bagai kehabisan kata-kata, tak sadar kumeneteskan air mata. Mereka yang ada disana sepertinya juga sama. Tanpa sadar, pandanganku mengarah pada sesosok gadis yang kerap tawarkan sebuah senyuman. Dialah sang pemuja. Teman sekelasku selama tiga tahun, yang cintanya tak pernah kuhiraukan.
Tatapan itu seakan tiupkan mantra cinta dihatiku. Sadarku seakan tiba, bahwa aku juga menyukainya. Ego itu kini telah hancur. Tembok kesombongan yang selama ini memungkiri rasa suka itu kini telah rubuh. Tapi..kenapa baru saat ini. Tak habis pikir dengan apa yang berlaku. Aku mencintainya, dipenghujung indahnya masa-masa SMA.
“Wahai sang waktu..aku ingin membunuhmu!”
Tiga minggu kucoba menghubunginya, namun semuanya sia-sia. Semua teman telah kutanya, namun ia bagai hilang tanpa berita. Rumah dinas orang tuanya juga tak bisa berkata apa-apa, karna kini telah kosong tak berpenghuni. Kini aku terhimpit sempitnya putaran waktu. Sebentar lagi aku harus berangkat meninggalkan kota ini. Namun, yang kucarai belum kutemukan juga. Langkah ini terasa berat oleh kata yang belum sempat terucap.
“Wahai sang waktu..kenapa kau cepat sekali berlalu?”
Menuju bandara, kulewati sekolahku yang dulu. Ia terlihat muram dengan tetesan hujan. Namun kenangan indah di dalamnya senantiasa tawarkan sebuah senyuman. Banyak waktu kuhabiskan disana. Tempat dimana setiap detiknya begitu ceria. Dan, di tempat ini juga kukenal dia. Dibangku sudut dekat jendela, tempat biasa ia duduk memandangiku diwaktu senggang tak bertuan. Bila ia berucap dekat padaku, wangi itu bagai sekuntum bunga. Yah, dia bagai bunga..bagai bunga dibalik jendela kaca.
“Wahai sang waktu..imgat kah kau saat-saat indah itu?”
Dari balik kaca mobil, rindu itu terucap. Kerinduan pada dia yang selalu tersenyum manis untukku.
“Trrrrrt..” getar Hanphone dalam kantong celana jeansku terasa begitu mengagetkan lamunanku akan masa yang lalu. Saat pesan itu terbaca, sungguh aku sangat merasa bahagia. Bagaimana tidak..Pencarian empat tahun akhirnya terjawab. Rasa senang itu begitu dahsyat. Bahkan buatku hingga tak bisa berteriak. Dengan segera kuucapkan rasa terimaksih terdalam kepada si pengirim pesan barusan. Dia lah sahabat lamaku yang telah berhasil menemukan nomer handphone Kiki Amelia, sang pemuja yang telah lama hilang.
Rasa sabar, sudah tak ada. Kuingin segera hubungi dia. Namun, tiba-tiba kuterdiam. Sejuta pertanyaan timbul tenggelam dalam benakku. Bukan kah masa itu telah lama berlalu. Dia cintaku empat tahun yang lalu..masih kah kini rasa itu ada? Hp dalam genggaman seperti terkejut melihatku. Gejolak itu tiba-tiba padam..seakan hilang dalam hembusan malam.
“Huh..”
Hembusan nafasku terasa berat. Kupandangi 12 digit nomor Handphone dibalik layar bersinar biru. Nomor itu seakan mengingatkanku pada senyuman manisnya. Wangi tubuhnya seperti melintas bersama hembusan angin malam ini. Resah yang meninggi, memaksa tanganku tuk meraih sebungkus rokok yang terdiam pada kantong kanan kemejaku. Kini, sebatang rokok itu terselip pada jemariku dengan bara yang menyala. Gumpalan asapnya bagai lukisan indah wajahnya. Kerinduan itu terasa semakin jelas dihatiku. Ya..aku merindukan gadis berambut sebahu yang tiga tahun jadi teman sekelasku.
“Halo..ini Kiki yah?”
“Ya..ini siapa?”
“Ini Rendy.”
‘Rendy..Rendy yang mana yah?”
“Rendy teman sekelasmu dulu. Rendy mantan ketua Osis.”
“Oo..Mm, Ren..aku lagi sibuk kerja nih, kamu nelponnya entar aja yah.”
Komunikasi pun terputus. Kuterdiam dengan penuh kecewa. Sepertinya..banyak yang telah berubah. Apa boleh dikata. Aku adalah masa lalu baginya. Ini bukan masa SMA yang dulu. Kini dia punya dunia baru. Dan dia, bukan lagi sang pemuja setiaku.
Hanphone yang tergeletak pasrah disampingku, segera kuraih kembali. Kuhubungi kembali nomer itu. Namun kali ini, hanya sebuah pesan yang kukirimkan. Pesan terkhir..sebelum rindu itu terbuang.
“Sory bangat nih, Ki. Ga ada yang penting kok. Cuman just say’Hai’ N mo nanya kabar aja. Havea nicework yah. Maybe next time I call u again…thanks for the memory’s. Nite.”
New life..aku pikir semua orang kini punya dunia masing-masing. Ini bukan masa SMA yang dulu. Aku sadar..semua telah berubah. Dia, mereka..begitu juga denganku. Sungguh aku sadar dalam hidup tak ada yang abadi. Dulu dia memanggilnku ’sobat’ tapi sekarang aku bagai rumput yang tak terlihat. Belum lepas dari ingatan, betapa ia mencintai dan mengagumiku..namun kini aku bagai jalang yang terlupakan. Aku yakin, bila aku jadi orang sukses mereka akan kembali datang padaku. Dan dia, yang kini telah melupakanku..akan kembali memujaku. Masa lalu dan kini, bagai jejak langkah di atas pasir pantai yang sekejap bisa terhapus oleh deburan ombak. Walau kini jejak itu telah hilang tanpa bekas, tapi aku pernah ada disana, melintasinya..dan tinggalkan sebuah cerita.
“Ren, balik yuk. Besok gw harus kuliah pagi nih.”
“Okeh..gw juga besok mau bimbingan skripsi.”
Ruangan senat yang dipenuhi segerombolan makhluk-makhluk berambut gondrong, kutinggalkan bersama sebuah senyuman. Dengan hangat, mereka mengantarkan kepergianku. Lagu yang tertunda bersama obrolan yang tersisa, mari kita lanjutkan dilain waktu. Ada hal lain yang tengah menungggu..masa depanku. Biarlah mereka menikmati keceriaan malam ini. Aku tak peduli..toh, siapa yang tau dimana aku empat tahun nanti.
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan
"Dia
hidup bukan kerana cinta. Dia hidup kerana
kehadiran Prince Charming yang menyelamatkannya.
Semuanya gara-gara dia mengoyak Carta Prince
Charming—carta misteri yang tiada sesiapa tahu
dari mana datangnya. Yang pasti, memang dia
langsung tidak percaya dengan sumpahan yang
dikatakan berkaitan dengan Carta Prince
Charming.
"Sumpahan puteri? Kau ingat ini cerita dongeng
ke? Puteri apa yang nak sumpah aku ni? Puteri
bunian? Puteri lindungan bulan?”
Desakan daripada Sofea membawanya ke Kelab Bola
Sepak. Di situlah Prince Charming berkumpul.
Tetapi hanya seorang sahaja Prince Charming yang
dicari-carinya. Namun, untuk mencari Prince
Charming bukanlah mudah, namun dia yakin, antara
mereka, pasti salah seorang adalah penyelamatnya.
Orang tu pun satu! Dah selamatkan nyawa orang,
tak reti-reti ke nak munculkan diri? Bukan ke
lagi senang kalau datang berdiri depan aku dan
cakap, Sayalah yang selamatkan awak daripada
kena langgar semalam. Finish! Tak adalah nak
panjangkan cerita sampai beratus muka surat
semata-mata nak cari Prince Charming!
Tajuk:
Prince Charming
Penulis: Ratu Bulan
Terbitan: Fajar Pakeer
Harga:
RM19.90
Ulasan:
NOVEL
HANGAT DIPASARAN
Pertemuan
pertama memberi impak yang berbeza kepada dua insan. Maria
malu mengenang, sedang Hisyam mahu mendekat. Maria semakin
resah apabila Hisyam terus-terusan mendesak. Dalam benci
ada rindu. Bijak Hisyam memujuk, mereka akhirnya disatukan.
Salina hadir menjadi duri dalam daging. Bagi Hisyam, gadis
itu ialah sahabatnya yang terbaik. Insan paling dipercayai.
Namun, dalam diam, Salina meracuni hubungan mereka. Salina
ada agenda yang tersendiri.
Semakin hari, semakin nipis rasa percaya Maria terhadap
Hisyam. Namun, dia tidak mungkin menghindar rasa kasih
yang sudah menebal. Demi menunaikan permintaan Maria,
Hisyam tega melamar Salina walau ada luka di hati.
Sanggupkah Hisyam menduakan Maria yang pernah dicintai
sepenuh hati? Dan, Maria, mampukah membiarkan suami
tersayang jatuh ke tangan Salina? Atau, Mariakah orang
ketiga yang tidak lagi diperlukan kehadirannya oleh Hisyam?
Penulisan2u
sedang
berkerjasama dengan Penerbit Novel bagi memberi peluang kepada penulis-penulis berbakat dan karya yang menarik.
Antara novel yang sudah di terbitkan
2 Pengulas paling AKTIF dengan memberi komen yang ikhlas dan
membina, pada setiap karya cerpen / novel di penulisan2u akan
menerima hadiah sebuah NOVEL.
•
Creative Enterprise Sdn. Bhd., sedang mencari manuskrip kanak-kanak atau remaja. Ini kerana pihak kami ingin memperluaskan dan memperbanyakkan bahan bacaan untuk kanak-kanak dan remaja. Di samping itu kami juga ingin memupuk minat membaca dalam kalangan kanak-kanak dan remaja.
( klik disini
)
•Karyaseni Enterprise ingin memaklumankan
kepada anda yang berminat untuk menghantar manuskrip
anda kepada KS untuk penilaian, sila email kan
sinopsis dan tiga bab awal ke alamat email berikut:
Manuskrip@karyaseni.my
•KarnaDya Solutions Sdn
Bhd. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
hantarkan karya anda. Sebelum anda menghantarkan
manuskrip anda, sila hantarkan butiran berikut terlebih
dahulu melalui emel/pos. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•NB Kara Sdn Bhd dengan berbesar hati
menjemput mana-mana penulis yang merasakan diri mereka
layak menjadi penulis yang versatil, menghantar
manuskrip mereka kepada NB Kara Sdn Bhd. Tulisan anda
terlebih dahulu akan dinilai oleh penulis prolifik
Norhayati Berahim dan juga beberapa panel editor sebelum
diluluskan untuk terbitan.
(
klik disini )
•Jemari Seni Publishing. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
Untuk tujuan pengiriman manuskrip, JEMARI SENI telah
menggariskan panduan kepada penulis-penulisnya. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•
Alaf 21 Sdn Bhd. Tahun 2008 bakal menjanjikan sinar
kecemerlangan seandainya karya anda terpilih untuk
diterbitkan oleh Alaf 21, penerbit novel tersohor di
Malaysia.
Jika
anda mempunyai salah satu manuskrip tersebut, kami ingin
menatap dan menilainya. Sekiranya sesuai, pihak kami
ingin menerbitkannya di bawah jenama ALAF21.
( klik disini)
•
tip kehidupan, zodiak, horoskop, petua, tip, puisi,
pantun, sajak, dan pelbagai artikel menarik layari di
http://istimewa2u.blogspot.com
•
Blog Berkaitan agama, topik-topik tazkirah, audio, video
ceramah, mendengar 114 surah Al-quran secara online,
radio-radio dakwah, layari di
http://dakwah2u.blogspot.com
•
Blog Media, Tv streaming online, radio streaming online,
surat khabar, rakaman drama, radio era, hot.fm, tv1,
tv2,tv3 dan lain-lain. layari di
http://mymedia2u.blogspot.com
•
Blog Koleksi cerita lawak, lucu, kelakar dan video lawak,
lucu dan kelakar. layari di laman
http://kelakar2u.blogspot.com
•
Laman web
syarikat penerbit novel Creative
Enterprise Sdn Bhd (CESB). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.cesb.net.my
•
Laman web
syarikat penerbit
Kaki Novel
Enterprise. Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.kakinovel.com
•
Laman web
syarikat penerbit NB kara Sdn Bhd.
Dimiliki oleh penulis terkenal Norhayati Berahim, Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.nbkara.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit Buku Prima Sdn Bhd.
Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.bukuprima.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit novel
jemari Seni Publishing (JS Publishing). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.jemariseni.com
•
Laman web syarikat penerbit novel Alaf21 Sdn Bhd
(alaf21). Untuk melihat novel-novel terbaru dari Alaf21
layari di
http://www.alaf21.com.my
•
Laman web syarikat penerbit novel Fajar Pakeer Sdn Bhd). Untuk melihat novel-novel terbaru layari di
laman
http://www.fajarnovels.com.my
Kata Kunci
koleksi novel, koleksi novel
cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik,
novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen
cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru,
teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen
melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram,
cerita, cerita cinta, cerita pendek, cerita melayu, cerita online
Malaysia Group
Blog
Koleksi
Cerpen & Novel proudly powered by Blogger. Best display view 1024x768.
Google Inc
Koleksi Cerpen
& Novel dari Malaysia, Indonesia, Singapore & Brunei
Catat Ulasan
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan