Kehidupan
adalah anugerah utama Illahi. Anugerah kehidupan memberi gambaran
kebesaranNya buat kita manusia, yang wajib kita syukuri dan hargai.
Internet adalah kemudahan buat umat manusia. Justeru itu,
manafaatkan ia untuk kesejahteraan diri kita dan umat sejagat.
Sentiasalah kita beringat, apa yang kita lakukan, akan dipertanggung
jawabkan pada kemudian hari.
Gunakan sebaik-baiknya kurnia Allah swt kepada kita. Halalkan
kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yang bakal membawa
kecemerlangan diri kita dunia dan akhirat. Kita hidup hanya sekali.
Sekali 'pergi' tak kan kembali. Buat baik berpada-pada, dan buat
jahat JANGAN sekali-kali. Kewujudan website penulisan2u dengan blog
sebagai wadah untuk meningkatkan nilai diri. Bermatlamatkan
penyatuan ummah dengan ciri-ciri kemurnian budi dan budaya. Walaupun,
dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan
akhlak dan jati diri insani.
Dunia adalah fana. Fatamorgana dan maya menghiasi setiap detak detik kehidupan. Malam yang silih berganti, kehadiran embun pagi yang selalu menyapa matahari dan langkah kaki yang selalu tak beranjak tuk berhenti. Semua berputar dalam roda kehidupan yang terkehendaki. Namun sejatinya dunia bukanlah hakiki. Setiap orang mungkin akan bertanya, mengapa semua ini kan terjadi. Begitu banyak pertanyaan yang terinci di alam ini. Begitupun dengan diri, yang yakin suatu saat rasa ini pasti akan ada jawabannya dan akan menghampiri. Rasa yang selalu dipuji dan memberi suatu mimpi. Ya, Cinta. Rasa yang banyak membuat orang berlari mencari, namun tak urung ada sebagian yang berdiam diri menyepi. "Sari! Sedang apa, to Nduk! Makan dulu! Nanti makanannya dingin lho! Sayang kan kalau ndak dimakan. Makanan itu akan nangis kalo ga dimakan. Kamu harus memakannya. Kasihan mereka." Tak berubah, sama seperti yang sering aku dengar ketika tidak memakan sedikitpun makanan yang disuguhkan oleh nenek kasayanganku. Rasanya tak ada nafsu untuk melahap makanan itu. Sedikitpun tak membuatku bergairah. Ah! Kenapa gerangan. Apa karena aku mendengar apa yang dikatakan Minah tadi siang. Namun apa perduliku. "Tahu, tidak? Kemarin dia berjalan dengan perempuan itu diperempatan jalan. Itu temanmu, kan! Dasar! Aku yang cantik begini menyapanya, tak dihiraukan sama sekali, Ri! Sebenarnya perempuan seperti apa sih yang dia cari? Pasti kamu tahu! Kamu kan temannya." Tidak aku hiruaukan sama sekali ocehan Minah. Dan memang aku bukan tipe yang selalu ingin tahu urusan orang lain. Hanya "hem" dan sesekali mengiyakan perkataanya walau terkadang tak mengerti. Maklum! Itulah Minah yang kadang-kadang apa yang diomongkannya itu selalu kurang tepat atau mungkin bisa dibilang tidak mendekati benar. Waktu diskusi masalah gender saja ia selalu menyebut "emansisapi". Ya mungkin maksudnya kesetaraan gender alias "emansipasi". Untung saja yang diajak bicaranya adalah aku, Lembayung Sari. "Sari! Kamu mau kemana? Makan dulu. Ibu perhatikan akhir-akhir ini kamu jarang makan. Nanti nenekmu marah sama ibu. Dikiranya tidak becus ngurus anak". "Mau lihat lembayung sama Minah di gang sawah. Nanti saja. Aku belum lapar, Bu!". Memang akhir-akhir ini nafsu makanku entah kemana. Mungkin telah hilang bersama perasaan yang terus berkecamuk didalam dada yang tak tahu apa. Tapi aku adalah Lembayung Sari yang tidak mudah menyerah pada keadaan. Walau betapapun itu adalah berat bagiku. Hidup harus terus dijalani dan memang harus dihadapi. Walau terkadang suratan takdir berkata lain. Walau mulut merengek bukan bermaksud menyerah tapi sebagai manusia ia ingin bercerita tentang apa yang dialaminya selama ini. Masih banyak kewajibanku yang harus kupenuhi dari pada termenung nihil. Suasana sore yang teduh dihiasai dengan jingganya lembayung membuat takjub yang melihatnya. Aku dan Minah banyak bercerita. Hari ini dia selalu membicarakan temanku itu. Dan aku juga bercerita tentang kejadian yang baru saja aku alami ketika duduk dengan orang yang sedang menjadi topik pembicaraan Minah. Padahal kami hanya berbincang biasa tapi tak disangka temanku yang baru melihatnya menyangka dia adalah seseorang spesial dalam hidupku. Aku malu sekali. Tapi dalam hati bertanya kenapa ia langsung berpendapat seperti itu. Dari sudut pandang mana ia menilaiku dengannya seperti itu. "Ada yang beda, Sari! Aku tahu kamu. Dan itu lain ketika denganmu". Minah berkilah. "Lain gimananya?", protesku. Tumben sekali hari ini. Ia seperti orang tua yang sedang menceramahi. Omongannya panjang lebar tapi intinya, dia kepada ku itu berbeda ketika dia dengan yang lain. Perkataan Minah menambah daftar tanda tanya dalam kamus otakku. Aku masih tidak yakin. Mungkin ini hanya perasaan Minah saja. Dan aku jangan cepat terpengaruh oleh apa yang dikatakannya. Walau memang sebenarnya tak bisa dipugkiri ada guratan wajah yang selalu tergambar di film yang selau terputar dalam memori layar pikiranku, yang kian lama kian disadari. Tapi terkadang aku bertanya, sadarkah yang disana yang selalu tergambar oleh layar otakku ini. Merasakankah sesaknya yang berusaha biasa namun telah terjadi sesuatu dalam diri, yang selalu memohon ditunjukan atas segala pilihan yang terbaik yang harus diambil. Karena tidak dapat dipungkiri hidup adalah pilihan. Pilihan harus menjalani hidup. Atau ini hanya narsis-ku semata. Walau tekad sekuat baja dan semangat membara serta tidak mudah menyerah pada kenyataan yang dirasa sangat menyiksa, tapi raga adalah tempat jiwa bersandar. Ketika dia tak berdaya apa yang harus dikata. Hanya berkilah jika perasaan yang menusuk jiwa ini benar adanya. Aku hanya meminta padamu Tuhan, berikan aku jawaban atas semua ini. Apapun itu. Aku akan menerima karena semua manusia mempunyai hak dan harus menghormati hak. Tapi hati juga mempunyai kebebasan untuk merasakan haknya itu. Mungkin sekarang ini aku seperti nasi-nasi itu yang merengek padaku untuk dihabiskannya. Ya, aku merengek pada-Mu Sang Maha Segala atas Semua ini. Semoga apa yang telah dituliskan untukku, aku mampu menjalaninya. Karena Tuhan tidak akan memberikan sesuatu diluar batas kemampuan seseorang itu. Pikiranku masih terfokus pada Minah yang bercerita tentang temanku. Tadinya aku merasa biasa dengannya, tapi kenapa sekarang seperti terjadi sesuatu. Sepertinya ini bukan narsis-ku, tapi kenyataan yang dirasakan. Tapi apa? Dan mengapa? Semua tidak bisa dijawab oleh rangkaian kata maupun syair-syair sastra. Tapi hanya bisa dirasakan oleh salah satu bagian yang sangat lembut sekali. Bagian dimana jika ia baik maka baiklah semuanya tapi jika ia sudah sebaliknya maka akan rusaklah semuanya. Ya hati. Semoga hati ini selalau terjaga. Akhirnya terjawablah pertanyaanku selama ini. Maha Suci Engkau yang telah menciptakan rasa ini. Yang entah dari mana datangnya dan kapan ia menusuk setiap relung-relung pembuluh darahku. Sore beanjak pergi. Kelembutan merahnya lembayung senja perlahan hilang tertutup malam yang menjemput cahaya langit yang bertaburan bintang tak terhitung. Dan aku masih dalam keadaan yang sama. Aku masih seperti selalu membilang waktu berlalu yang yakin pada apa yang diyakini. Yakin bahwa suatu saat semua akan terjawab. "Ri! Dia akan pergi", Minah menoleh kepadaku. Matanya seolah berkata, "Cepat Ri, hampiri dia". Lirih kujawab dengan hati bergetar,"Jika gelombang itu ditakdirkan untuk sebuah pantai, ia akan datang menghampiri tuk berlabuh." Tapi dalam diri ada rasa ingin melihat walau hanya seluet dirinya. Dan di ujung sana berdiri tegap seseorang yang berkata lirih, "Lembayung! Indah nian pesonamu". Terukir senyuman khasnya bersama sebuah wajah yang berkelibat dalam bayangan memorinya yang selama ini telah tinggal dalam relung hatinya bersama guratan lembayung yang terukir di cakrawala sore itu.
TINGGALKAN ULASAN DAN KOMEN, PADA SETIAP KARYA YANG ANDA BACA Penulis memerlukan ulasan dan komen, bagi memperbaiki penulisan dan memperbetulkan kesilapan. Komen dan ulasan anda akan memberi satu semangat kepada penulis, untuk terus menulis karya dan seterusnya menghasilkan karya yang menarik. Kerjasama & sokongan daripada pembaca amat kami hargai. Sebab itulah kami menyediakan HADIAH, sebagai penghargaan kepada penulis dan juga kepada pembaca yang aktif memberi komen & ulasan
"Dia
hidup bukan kerana cinta. Dia hidup kerana
kehadiran Prince Charming yang menyelamatkannya.
Semuanya gara-gara dia mengoyak Carta Prince
Charming—carta misteri yang tiada sesiapa tahu
dari mana datangnya. Yang pasti, memang dia
langsung tidak percaya dengan sumpahan yang
dikatakan berkaitan dengan Carta Prince
Charming.
"Sumpahan puteri? Kau ingat ini cerita dongeng
ke? Puteri apa yang nak sumpah aku ni? Puteri
bunian? Puteri lindungan bulan?”
Desakan daripada Sofea membawanya ke Kelab Bola
Sepak. Di situlah Prince Charming berkumpul.
Tetapi hanya seorang sahaja Prince Charming yang
dicari-carinya. Namun, untuk mencari Prince
Charming bukanlah mudah, namun dia yakin, antara
mereka, pasti salah seorang adalah penyelamatnya.
Orang tu pun satu! Dah selamatkan nyawa orang,
tak reti-reti ke nak munculkan diri? Bukan ke
lagi senang kalau datang berdiri depan aku dan
cakap, Sayalah yang selamatkan awak daripada
kena langgar semalam. Finish! Tak adalah nak
panjangkan cerita sampai beratus muka surat
semata-mata nak cari Prince Charming!
Tajuk:
Prince Charming
Penulis: Ratu Bulan
Terbitan: Fajar Pakeer
Harga:
RM19.90
Ulasan:
NOVEL
HANGAT DIPASARAN
Pertemuan
pertama memberi impak yang berbeza kepada dua insan. Maria
malu mengenang, sedang Hisyam mahu mendekat. Maria semakin
resah apabila Hisyam terus-terusan mendesak. Dalam benci
ada rindu. Bijak Hisyam memujuk, mereka akhirnya disatukan.
Salina hadir menjadi duri dalam daging. Bagi Hisyam, gadis
itu ialah sahabatnya yang terbaik. Insan paling dipercayai.
Namun, dalam diam, Salina meracuni hubungan mereka. Salina
ada agenda yang tersendiri.
Semakin hari, semakin nipis rasa percaya Maria terhadap
Hisyam. Namun, dia tidak mungkin menghindar rasa kasih
yang sudah menebal. Demi menunaikan permintaan Maria,
Hisyam tega melamar Salina walau ada luka di hati.
Sanggupkah Hisyam menduakan Maria yang pernah dicintai
sepenuh hati? Dan, Maria, mampukah membiarkan suami
tersayang jatuh ke tangan Salina? Atau, Mariakah orang
ketiga yang tidak lagi diperlukan kehadirannya oleh Hisyam?
Penulisan2u
sedang
berkerjasama dengan Penerbit Novel bagi memberi peluang kepada penulis-penulis berbakat dan karya yang menarik.
Antara novel yang sudah di terbitkan
2 Pengulas paling AKTIF dengan memberi komen yang ikhlas dan
membina, pada setiap karya cerpen / novel di penulisan2u akan
menerima hadiah sebuah NOVEL.
•
Creative Enterprise Sdn. Bhd., sedang mencari manuskrip kanak-kanak atau remaja. Ini kerana pihak kami ingin memperluaskan dan memperbanyakkan bahan bacaan untuk kanak-kanak dan remaja. Di samping itu kami juga ingin memupuk minat membaca dalam kalangan kanak-kanak dan remaja.
( klik disini
)
•Karyaseni Enterprise ingin memaklumankan
kepada anda yang berminat untuk menghantar manuskrip
anda kepada KS untuk penilaian, sila email kan
sinopsis dan tiga bab awal ke alamat email berikut:
Manuskrip@karyaseni.my
•KarnaDya Solutions Sdn
Bhd. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
hantarkan karya anda. Sebelum anda menghantarkan
manuskrip anda, sila hantarkan butiran berikut terlebih
dahulu melalui emel/pos. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•NB Kara Sdn Bhd dengan berbesar hati
menjemput mana-mana penulis yang merasakan diri mereka
layak menjadi penulis yang versatil, menghantar
manuskrip mereka kepada NB Kara Sdn Bhd. Tulisan anda
terlebih dahulu akan dinilai oleh penulis prolifik
Norhayati Berahim dan juga beberapa panel editor sebelum
diluluskan untuk terbitan.
(
klik disini )
•Jemari Seni Publishing. Anda minat menulis? anda berbakat, anda ada cerita
yang menarik, Anda Ada Karya Yang Ingin Diterbitkan?
Untuk tujuan pengiriman manuskrip, JEMARI SENI telah
menggariskan panduan kepada penulis-penulisnya. untuk maklumat lanjut (
klik disini )
•
Alaf 21 Sdn Bhd. Tahun 2008 bakal menjanjikan sinar
kecemerlangan seandainya karya anda terpilih untuk
diterbitkan oleh Alaf 21, penerbit novel tersohor di
Malaysia.
Jika
anda mempunyai salah satu manuskrip tersebut, kami ingin
menatap dan menilainya. Sekiranya sesuai, pihak kami
ingin menerbitkannya di bawah jenama ALAF21.
( klik disini)
•
tip kehidupan, zodiak, horoskop, petua, tip, puisi,
pantun, sajak, dan pelbagai artikel menarik layari di
http://istimewa2u.blogspot.com
•
Blog Berkaitan agama, topik-topik tazkirah, audio, video
ceramah, mendengar 114 surah Al-quran secara online,
radio-radio dakwah, layari di
http://dakwah2u.blogspot.com
•
Blog Media, Tv streaming online, radio streaming online,
surat khabar, rakaman drama, radio era, hot.fm, tv1,
tv2,tv3 dan lain-lain. layari di
http://mymedia2u.blogspot.com
•
Blog Koleksi cerita lawak, lucu, kelakar dan video lawak,
lucu dan kelakar. layari di laman
http://kelakar2u.blogspot.com
•
Laman web
syarikat penerbit novel Creative
Enterprise Sdn Bhd (CESB). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.cesb.net.my
•
Laman web
syarikat penerbit
Kaki Novel
Enterprise. Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.kakinovel.com
•
Laman web
syarikat penerbit NB kara Sdn Bhd.
Dimiliki oleh penulis terkenal Norhayati Berahim, Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.nbkara.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit Buku Prima Sdn Bhd.
Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.bukuprima.com.my
•
Laman web
syarikat penerbit novel
jemari Seni Publishing (JS Publishing). Untuk melihat novel-novel
terbaru yang berada di pasaran, layari di
http://www.jemariseni.com
•
Laman web syarikat penerbit novel Alaf21 Sdn Bhd
(alaf21). Untuk melihat novel-novel terbaru dari Alaf21
layari di
http://www.alaf21.com.my
•
Laman web syarikat penerbit novel Fajar Pakeer Sdn Bhd). Untuk melihat novel-novel terbaru layari di
laman
http://www.fajarnovels.com.my
Kata Kunci
koleksi novel, koleksi novel
cinta, novel, novel online, novel melayu, novel malaysia, novel terbaik,
novel cinta, novel masyarakat, cerpen, koleksi cerpen, koleksi cerpen
cinta, koleksi cerpen cinta remaja, cerpen baru, koleksi cerpen terbaru,
teratak cerpen, cerpen cinta, cerpen online, cerpen terbaik, cerpen
melayu, koleksi cerpen cinta malaysia, cerpen malaysia, cerita seram,
cerita, cerita cinta, cerita pendek, cerita melayu, cerita online
Malaysia Group
Blog
Koleksi
Cerpen & Novel proudly powered by Blogger. Best display view 1024x768.
Google Inc
Koleksi Cerpen
& Novel dari Malaysia, Indonesia, Singapore & Brunei
ni kisah indonesian ke apa?